“Pelayanan administrasi kependudukan harus bisa dirasakan semua masyarakat, termasuk penyandang disabilitas dan warga yang memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke kantor, terutama pemuda yang sudah layak ber KTP,” ujarnya.
Pria yang akrab dipanggil Nono itu menjelaskan, program jemput bola bagi kelompok rentan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas cakupan kepemilikan dokumen kependudukan.
Di Kabupaten Sumenep sendiri, layanan jemput bola juga telah dikembangkan untuk membantu lansia, penyandang disabilitas, dan warga yang sulit mengakses pelayanan reguler.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bagi masyarakat kepulauan pelayanan jemput bole ini sangat bermanfaat,
karena faktor jarak dan kondisi geografis sering menjadi tantangan,” tukasnya.
Ditempat terpisah, Salah satu warga Kecamatan Gayam, Andawiyah menyampaikan terimakasih kepada Dukcapil Sumenep dan UPT Dukcapil Gayam.
Ia mengaku sejak ada pelayanan jemput bola pembuatan administrasi kependudukan, masyarakat kepulauan dipermudah. Bahkan pelayanannya pun cukup baik.
Penulis : Hasan Al-Hak
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: Okedailycom
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










