Sementara itu, Kepala Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, mengapresiasi para kontributor yang selama ini aktif menyebarkan program, kegiatan hingga inovasi pelayanan kepada masyarakat.
Ia menilai publikasi memiliki posisi strategis karena menjadi jembatan yang menghubungkan kinerja Kemenag dengan kebutuhan informasi masyarakat secara cepat dan mudah dipahami.
“Kalau layanan yang kita berikan tanpa publikasi, masyarakat akan sulit mengetahui apa yang sudah kita lakukan. Karena itu, publikasi adalah bagian dari pelayanan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia pun mendorong seluruh kontributor memperluas jangkauan informasi melalui berbagai kanal digital, mulai dari media sosial hingga platform berbagi video yang banyak digunakan masyarakat.
“Saya meminta seluruh kontributor aktif di semua kanal media sosial. Setiap kegiatan unit kerja harus segera dikirimkan kepada tim humas untuk dipublikasikan,” tegas Abdul Wasid.
Namun, pihaknya mengingatkan bahwa banyaknya berita bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Informasi yang akurat, edukatif, inspiratif dan memberikan manfaat harus menjadi standar utama.
“Mari semakin kompak, aktif dan kreatif. Jadikan setiap berita sebagai bukti nyata kinerja kita dalam membangun Zona Integritas dan menghadirkan layanan yang transparan.” tandasnya.
Penulis : Sahid Badri
Editor : Mas'udi
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















