SUMENEP, OkeDailyJatim –SUMENEP – Kecamatan Kalianget bersiap mencatat sejarah dengan peluncuran Kampoeng Olahraga Bal Budhi yang dijadwalkan pada 2 Agustus 2026. Program ini menjadi langkah strategis dalam melestarikan olahraga tradisional sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat setempat.
Kalianget dinilai layak menyandang predikat sebagai Kampoeng Olahraga Bal Budhi karena olahraga tradisional tersebut masih hidup dan berkembang di tujuh desa di wilayah Kecamatan Kalianget. Kondisi ini menjadi modal penting dalam menjaga warisan budaya agar tetap dikenal oleh generasi muda.
Tokoh Penggerak Olahraga Nasional, Taufik Rahman, M.Pd., menyatakan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, terutama bersama Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Peluncuran Kampoeng Olahraga Bal Budhi bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga upaya melestarikan budaya, membangun karakter masyarakat, dan menjaga kearifan lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” kata Taufik Rahman kepada media ini, Senin (27/07/2026).
Menurutnya, keberadaan Kampoeng Olahraga Bal Budhi diharapkan menjadi percontohan pelestarian olahraga tradisional di Kabupaten Sumenep bahkan di tingkat nasional.
Melalui kolaborasi dengan KORMI, olahraga Bal Budhi akan terus diperkenalkan sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.
Sementara itu, Ketua KORMI Kabupaten Sumenep, Imam Syafi’i, S.H., menyambut baik lahirnya Kampoeng Olahraga Bal Budhi di Kecamatan Kalianget.
Menurutnya, inisiatif tersebut merupakan bentuk nyata komitmen masyarakat dalam menjaga eksistensi olahraga tradisional sebagai warisan budaya yang memiliki nilai edukasi, kebersamaan, dan sportivitas.
“KORMI Sumenep memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas lahirnya Kampoeng Olahraga Bal Budhi di Kalianget. Ini adalah langkah konkret untuk menjaga olahraga tradisional agar tetap hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan masyarakat,” ujar Imam Syafi’i.
Ia menambahkan, sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan para pegiat olahraga menjadi kunci keberhasilan dalam mengembangkan olahraga rekreasi berbasis budaya.
“Harapan kami, Kampoeng Olahraga Bal Budhi tidak hanya menjadi ikon Kecamatan Kalianget, tetapi juga mampu menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam melestarikan budaya dan kearifan lokal melalui olahraga tradisional,” tambahnya.
Dukungan juga datang dari Camat Kalianget, Hakiki Maulana Firmansyah, S.STP, yang menyambut positif rencana peluncuran Kampoeng Olahraga Bal Budhi.
Menurutnya, Pemerintah Kecamatan Kalianget siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya melestarikan olahraga tradisional sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat.
“Respons kami sangat baik dan mendukung penuh pelaksanaan launching Kampoeng Olahraga Bal Budhi. Program ini menjadi langkah positif dalam mengangkat olahraga tradisional sebagai budaya dan kearifan lokal yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” kata Hakiki Maulana Firmansyah.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kecamatan Kalianget akan melibatkan seluruh unsur masyarakat agar peluncuran Kampoeng Olahraga Bal Budhi menjadi momentum kebersamaan.
“Pada acara pembukaan nanti, seluruh kepala desa se-Kecamatan Kalianget beserta para ketua klub Bal Budhi akan kami undang. Kami berharap launching ini menjadi awal lahirnya gerakan bersama untuk melestarikan olahraga tradisional sebagai identitas dan kebanggaan Kecamatan Kalianget,” pungkasnya.
Launching yang akan digelar pada 2 Agustus 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga tradisional, sekaligus menguatkan komitmen seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan mengembangkan warisan budaya sebagai identitas daerah.
Penulis : Slamet Bae
Editor : Syahid Badri
Sumber Berita: OkeDailyJatim










