Jendela Dicongkel, Rumah Warga Ambunten Sumenep Disatroni Maling Saat Pemilik ke Malang

- Editorial Team

Senin, 20 Juli 2026 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Unit Reskrim Polsek Ambunten Olah TKP

Anggota Unit Reskrim Polsek Ambunten Olah TKP

SUMENEP, OkeDailyJatim – Aksi pencurian kembali meresahkan warga Kabupaten Sumenep. Sebuah rumah milik seorang perempuan lanjut usia di Dusun Jungtoro’ Dajah, Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, dibobol pencuri saat pemiliknya sedang berada di Kota Malang.

Pelaku pembobolan tersebut diduga telah menggasak sejumlah uang tunai dan berbagai barang berharga dengan total kerugian ditaksir mencapai angka Rp22,5 juta.

Kasus tersebut kini menjadi perhatian jajaran Polsek Ambunten, Polresta Sumenep. Tim Reserse Kriminal bergerak melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku yang hingga kini masih belum diketahui identitasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Ambunten AKP Agus Purnomo mengatakan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari keluarga korban terkait dugaan tindak pidana pencurian tersebut.

“Begitu laporan kami terima, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan pelapor dan para saksi, serta mengumpulkan seluruh petunjuk yang dapat mengarah kepada pelaku,” ujar AKP Agus Purnomo, Senin (20/07/2026).

Korban diketahui bernama Hj. Amina (65), warga Dusun Jungtoro’ Dajah, Desa Ambunten Timur. Laporan polisi dibuat oleh menantu korban, Ahmad Suni, setelah mengetahui rumah dalam keadaan telah dibobol.

Baca Juga:  Anggaran Reklame/Iklan Mau Dihapus?

Peristiwa itu terungkap ketika pelapor bersama istrinya mendatangi rumah korban pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat tiba di lokasi, mereka dibuat terkejut karena jendela kamar depan ditemukan terbuka dengan bekas congkelan.

Baca Juga:  Pendaki Asal Sumenep Meninggal di Gunung Argopuro, BKSDA Ungkap Suhu Bisa Capai 5 Derajat Celsius

Kecurigaan tersebut terbukti setelah mereka memeriksa seluruh ruangan rumah. Sejumlah barang dagangan dan uang tunai yang disimpan korban diketahui telah raib.

Barang yang hilang meliputi 12 lembar kain hambal, 12 lembar sarung sampir, 12 lusin piring besar, 12 lusin piring kecil, serta uang tunai sebesar Rp12,5 juta yang disimpan di dalam lipatan kain hambal.

Tak hanya itu, kondisi bagian belakang rumah juga ditemukan berantakan. Keluarga korban menduga pelaku masuk melalui jendela depan yang dirusak, kemudian keluar melalui pintu belakang sambil membawa barang-barang hasil curian.

AKP Agus Purnomo menegaskan, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku sekaligus mengungkap motif di balik aksi pencurian tersebut.

“Kami masih mendalami seluruh keterangan saksi dan barang bukti yang ditemukan di lokasi. Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi sekecil apa pun terkait kasus ini agar segera melapor kepada kepolisian. Setiap informasi akan sangat membantu proses pengungkapan pelaku,” tegasnya.

Polresta Sumenep juga mengingatkan masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama.

Baca Juga:  Al-Amien Prenduan Jadi Pusat Dzikir Nasional, Puluhan Ribu Jamaah Hadiri Idul Khotmi Tarekat Tijaniyah

Warga diminta memastikan seluruh pintu dan jendela terkunci rapat, serta segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

Kasus pencurian tersebut saat ini masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Ambunten. Polisi terus memburu pelaku guna memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Penulis : Supriyadi Prayitno

Editor : Thaifur Rasyid

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini
Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP
Hari Santri 2026 di Sumenep, Gus Kautsar Bongkar Makna Ilmu dan Harta yang Patut Diteladani
FGD RDTR Sumenep Digelar, Bupati Fauzi Minta Semua Pihak Satu Persepsi
Wabup KH. Imam Hasyim Dorong Santri Jadi Penggerak Ekonomi Lewat Santri Entrepreneur 2026

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP

Berita Terbaru