Jelang Pilkades 2027, Nama Muhlis Fajar Mulai Diperbincangkan Warga Paseraman

- Editorial Team

Sabtu, 26 September 2026 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhlis Fajar,

Muhlis Fajar,

OkeDailyJatim – Suasana menuju Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2027 mulai terasa di sejumlah wilayah Sumenep. Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa, menjadi salah satu desa yang ikut dalam rencana pesta demokrasi tingkat desa tersebut.

Di tengah persiapan yang masih berjalan, sejumlah nama mulai muncul dalam perbincangan masyarakat. Salah satunya Muhlis Fajar, yang belakangan disebut-sebut warga dalam pembahasan mengenai figur yang berpotensi meramaikan Pilkades Paseraman.

Pembicaraan mengenai nama tersebut berkembang di tengah harapan masyarakat terhadap sosok pemimpin desa. Warga menginginkan figur yang tidak hanya memahami pemerintahan, tetapi juga dekat dengan persoalan yang dihadapi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi sebagian warga, kepemimpinan desa bukan sekadar persoalan jabatan. Kepala desa memiliki peran penting dalam memastikan pelayanan publik, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta berbagai program desa berjalan dan dirasakan masyarakat.

Baca Juga:  Kunjungi Raas, Kacabdin Sumenep Dorong Sekolah Berani Berinovasi dan Perkuat Mutu Pendidikan

“Bagi kami, pemimpin desa harus mau mendengar keluhan warga dan memahami kebutuhan masyarakat. Yang paling penting, kepentingan warga tetap menjadi perhatian,” ujar salah seorang warga setempat, Sabtu (26/09/2026).

Nama Muhlis Fajar kemudian menjadi bagian dari dinamika pembicaraan tersebut. Namun, pandangan warga yang berkembang di tengah masyarakat tidak dapat secara otomatis disebut sebagai dukungan resmi terhadap seseorang untuk maju dalam Pilkades.

Apalagi, tahapan pencalonan kepala desa masih harus mengikuti aturan dan mekanisme resmi yang ditetapkan pemerintah daerah. Karena itu, setiap nama yang muncul dalam pembicaraan masyarakat masih perlu dibedakan dari status pencalonan secara formal.

Baca Juga:  Hallo Masyarakat Sumenep! Jangan Lupa, Besok Lusa Ribuan Peluang Kerja Menanti di Job Fair 2026

Pemerintah Kabupaten Sumenep sendiri tengah mempersiapkan pelaksanaan Pilkades Serentak 2027. Sebelumnya, DPMD Sumenep menyebut persiapan teknis masih menunggu serta menyesuaikan regulasi yang menjadi dasar pelaksanaan.

Dalam rencana Pilkades Serentak 2027, Desa Paseraman tercatat sebagai salah satu desa di Kecamatan Arjasa yang masuk daftar desa peserta. Secara keseluruhan, Sumenep merencanakan Pilkades di 246 desa yang tersebar di 27 kecamatan.

Seiring mendekatnya tahapan pemilihan, masyarakat tentu akan memiliki ruang untuk mengenal setiap figur yang nantinya resmi mencalonkan diri. Visi, program, rekam pengabdian, serta gagasan untuk desa menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

Baca Juga:  Workshop P4GN BNN Sumenep, Sekolah Bersinar Didorong Jadi Benteng Generasi Muda

Untuk saat ini, munculnya nama Muhlis Fajar masih menjadi bagian dari dinamika awal masyarakat Desa Paseraman. Kepastian mengenai siapa saja yang akan menjadi peserta Pilkades tetap menunggu proses pencalonan dan tahapan resmi.

Pilkades bukan hanya momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga ruang bagi masyarakat menentukan arah pembangunan desa. Karena itu, prosesnya diharapkan berlangsung sesuai aturan dan memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh calon.

Bagi masyarakat Paseraman, perhatian kini mulai tertuju pada figur-figur yang dinilai memiliki gagasan dan kepedulian terhadap masa depan desa. Perkembangan pencalonan selanjutnya akan menentukan siapa yang benar-benar maju dalam kontestasi resmi.

Penulis : Mas'udi

Editor : Slamet Bae

Sumber Berita: Okedaily Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini
Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP
Hari Santri 2026 di Sumenep, Gus Kautsar Bongkar Makna Ilmu dan Harta yang Patut Diteladani
FGD RDTR Sumenep Digelar, Bupati Fauzi Minta Semua Pihak Satu Persepsi
Wabup KH. Imam Hasyim Dorong Santri Jadi Penggerak Ekonomi Lewat Santri Entrepreneur 2026

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP

Berita Terbaru