OkeDailyJatim – Kementerian Agama Kabupaten Sumenep memperkuat tata kelola pendidikan melalui pengukuhan pengurus Forum Kepala Madrasah Negeri (FORKAMI) periode 2026–2029.
Pengukuhan pengurus FORKAMI berlangsung di Kabupaten Sumenep, Senin (28/9/2026). Agenda tersebut dipimpin Kepala Kemenag Sumenep H Abdul Wasid, M.Pd.I.
Kepengurusan baru FORKAMI diisi para kepala madrasah negeri lintas jenjang. Forum ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat mutu pendidikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu pimpinan yang masuk dalam kepengurusan ialah Kepala MAN Sumenep, Zaini Mukhsin. Ia diharapkan ikut mendorong inovasi dan penguatan tata kelola madrasah.
Kepala Kemenag Sumenep H Abdul Wasid mengatakan FORKAMI bukan sekadar wadah organisasi. Forum tersebut harus menjadi motor perubahan dalam membangun madrasah yang berintegritas.
“FORKAMI jangan berhenti pada pengukuhan. Forum ini harus mampu melahirkan program nyata yang memperkuat mutu pendidikan dan tata kelola madrasah,” kata H. Abdul Wasid.
Menurutnya, keberadaan FORKAMI juga berkaitan erat dengan penguatan Zona Integritas (ZI) di lingkungan Kantor Kemenag Sumenep. Targetnya ialah membangun birokrasi yang bersih dan melayani.
“Penguatan Zona Integritas harus berjalan bersama dengan peningkatan kualitas layanan. Kita ingin madrasah memiliki tata kelola yang transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, penerapan ZI diarahkan untuk mendukung pencapaian predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
“Oleh karena itu, kami mendorong FORKAMI untuk segera menyusun program kerja yang konkret. Fokusnya mencakup peningkatan kompetensi pendidik dan pembenahan administrasi madrasah,” tutup H. Abdul Wasid.
Penguatan tata kelola tersebut diharapkan berjalan beriringan dengan pembentukan karakter peserta didik. Madrasah tidak hanya dituntut unggul secara akademik.
Namun, pendidikan juga harus mampu melahirkan generasi berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.
Dengan kepengurusan baru, FORKAMI diharapkan menjadi ruang bertukar gagasan, berbagi inovasi, serta memperkuat kolaborasi antar madrasah negeri di Kabupaten Sumenep.
Penulis : Mas'udi
Editor : Slamet Bae
Sumber Berita: Okedaily Jatim















