DWP Kabupaten Sumenep Bawa Kuliner Khas Daerah Raih Apresiasi di Tingkat Jawa Timur

- Editorial Team

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DWP Kabupaten Sumenep, Diah Suryani Agus Bersama Pengurus

Ketua DWP Kabupaten Sumenep, Diah Suryani Agus Bersama Pengurus

OkeDailyJatim –  Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sumenep kembali membawa nama daerah ke panggung Jawa Timur. DWP Sumenep meraih apresiasi dalam kegiatan Kurasi Menu Daerah Jawa Timur yang digelar di Surabaya, Selasa (18/8/2026).

Apresiasi tersebut diterima langsung oleh Ketua DWP Kabupaten Sumenep, Diah Suryani Agus, yang hadir didampingi jajaran pengurus DWP Kabupaten Sumenep. Momen itu menjadi kebanggaan tersendiri karena kuliner khas daerah mampu tampil dan mendapat perhatian di tingkat Jawa Timur.

Dalam kegiatan tersebut, DWP Sumenep menghadirkan tiga menu unggulan yang mengangkat kekayaan kuliner lokal. Ketiganya yakni De Onde Otok Rabet sebagai kudapan balita, Mento sebagai kudapan, serta Tajin Sora sebagai menu utama bagi balita dan anak-anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketiga menu tersebut tidak hanya menawarkan cita rasa khas daerah, tetapi juga mengandung nilai budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi. Sajian tradisional itu dikemas dengan perhatian terhadap aspek gizi, terutama untuk mendukung kebutuhan makanan sehat bagi anak.

Baca Juga:  Kursi Kadis Perikanan Sumenep Belum Terisi, Pemkab Siapkan Skema Manajemen Talenta

Kehadiran DWP Sumenep dalam kurasi tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa makanan tradisional memiliki ruang besar untuk terus dikembangkan. Kuliner warisan leluhur dapat tetap eksis sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat masa kini.

Ketua DWP Kabupaten Sumenep, Diah Suryani Agus menyampaikan rasa syukur atas apresiasi yang diterima. Baginya, capaian tersebut bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi dorongan agar kuliner khas daerah semakin dikenal dan dicintai masyarakat.

“Kami bersyukur dapat memperkenalkan kuliner khas Jawa Timur melalui kegiatan ini. Semoga semakin banyak masyarakat mencintai dan melestarikan makanan tradisional,” kata Diah Suryani Agus, Rabu (19/08/2026) kepada media ini.

Baca Juga:  Puncak Panen Tembakau Madura 2026, Sulaisi Desak Industri Perluas Pasar agar Petani Tak Terjebak Antrean

Ia mengatakan, pelestarian kuliner daerah tidak cukup hanya dengan mempertahankan resep yang diwariskan. Diperlukan kreativitas agar makanan tradisional tetap menarik, sehat, bergizi, serta dekat dengan kehidupan generasi muda.

“Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkreasi menghadirkan menu sehat, bergizi, dan tetap membawa kearifan lokal,” ujarnya.

Menurut Diah, dapur keluarga memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan kuliner tradisional. Dari ruang sederhana tersebut, resep warisan leluhur dapat terus dikenalkan kepada anak-anak sekaligus dikembangkan menjadi sajian yang lebih menarik.

Semangat tersebut sejalan dengan gerakan #dwpSEHATBERDAYA yang digaungkan DWP Provinsi Jawa Timur. Gerakan ini mendorong peran perempuan dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan berdaya.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Matangkan Sekolah Rakyat, Lahan Alternatif Dekat Jalan Raya Disiapkan

“Kami berharap kuliner daerah tidak hanya dikenal hari ini, tetapi terus dicintai generasi berikutnya. Di dalam makanan tradisional ada budaya dan nilai yang harus tetap hidup,” tegas Diah.

Apresiasi di Surabaya tersebut menjadi bukti bahwa kuliner Sumenep memiliki daya tarik untuk tampil di panggung yang lebih luas. Dari De Onde Otok Rabet, Mento hingga Tajin Sora, DWP Sumenep menunjukkan bahwa warisan kuliner lokal mampu menyatukan cita rasa, nilai budaya, dan pesan hidup sehat.

Bagi DWP Kabupaten Sumenep, capaian itu bukan sekadar soal penghargaan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi bentuk kebanggaan daerah sekaligus ajakan untuk bersama-sama menjaga kekayaan kuliner agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya
Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional
Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar
Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam
21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini
Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Berita Terbaru