“ASN tidak hanya hadir untuk memberikan pelayanan pemerintahan. Ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, ASN juga harus hadir dengan kepedulian dan tindakan nyata,” tegasnya.
Kegiatan donor darah tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat karakter ASN yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial. Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan positif.
Agus berharap semakin banyak ASN yang dengan kesadaran sendiri bersedia mendonorkan darah. Menurutnya, semakin banyak orang yang peduli, semakin besar pula peluang membantu masyarakat yang membutuhkan darah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami berharap semakin banyak ASN yang tergerak secara sukarela untuk donor darah. Ini bukan hanya soal menyumbangkan darah, tetapi juga membangun budaya berbagi dan peduli terhadap sesama,” ungkap Agus.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Sumenep untuk ikut menjaga semangat kemanusiaan melalui aksi donor darah. Kepedulian tersebut dinilai penting karena kebutuhan darah merupakan persoalan bersama yang membutuhkan partisipasi banyak pihak.
Donor darah, kata Agus, menjadi salah satu cara paling sederhana bagi masyarakat untuk memberikan manfaat kepada orang lain. Tidak harus mengenal siapa penerimanya, darah yang diberikan tetap memiliki arti besar bagi mereka yang tengah membutuhkan.
“Semangat kemanusiaan harus terus tumbuh di Kabupaten Sumenep. Donor darah bukan hanya tanggung jawab ASN, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat untuk membantu menyelamatkan sesama,” pungkasnya.
Penulis : Mas'udi
Editor : Slamet Bae
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










![Pemerintah Kabupaten Sumenep benahi tata kelola penyusunan produk hukum daerah. Setiap SK dan Perbup wajib mendapat fasilitasi dari Bagian Hukum. ®okedailyjatim [Foto: Dok. Kabagkum Setdakab Sumenep, Bambang Suyitno, S.H., M.Si.]](https://jatim.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260910_164922-225x129.jpg?v=1789033911)




