Sementara itu, Plt Agus Utomo, S.Sos., MM, selaku Pustakawan Ahli Muda merangkap Plt Kabid Pengawasan, Pengembangan dan Layanan Kearsipan, menjelaskan bahwa 12 finalis merupakan hasil penyaringan dari 65 peserta.
Menurut Agus, proses seleksi dilakukan untuk menemukan peserta dengan kemampuan terbaik dalam menyampaikan cerita. Para finalis kemudian diberikan kesempatan menunjukkan potensi pada babak puncak.
“Dari 65 peserta yang mengikuti seleksi, akhirnya ditetapkan 12 finalis untuk tampil pada babak final Lomba Bertutur Tingkat SD/MI,” ujar Agus usai kegiatan kepada media ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, hadiah yang disiapkan juga menjadi bagian dari upaya memberikan motivasi kepada peserta. Apresiasi tersebut diharapkan mendorong siswa terus mengembangkan kemampuan literasinya.
“Hadiah ini kami berikan sebagai motivasi bagi anak-anak agar semakin semangat membaca, belajar, dan mengembangkan kemampuan bertutur serta literasinya,” pungkasnya.
Dalam hasil akhir perlombaan, juara pertama mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp3 juta, juara kedua Rp2,5 juta, dan juara ketiga Rp2 juta. Sementara juara harapan satu memperoleh Rp1 juta, harapan dua Rp750 ribu, dan harapan tiga Rp500 ribu.
Selain uang pembinaan, seluruh pemenang utama dan juara harapan juga mendapatkan piala serta piagam penghargaan. Adapun enam finalis yang belum berhasil meraih juara tetap memperoleh cendera mata dari Dispusip Kabupaten Sumenep sebagai bentuk apresiasi.
Penulis : Mas'udi
Editor : Slamet Bae
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















