Dispusip Sumenep Bedah Buku Tanah Kerontang di Madura, Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan

- Editorial Team

Selasa, 22 September 2026 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dispusip Rudi Yuyianto dan Sekretaris BPBD Abdul Kadir serta Avan Fathurrahman

Kepala Dispusip Rudi Yuyianto dan Sekretaris BPBD Abdul Kadir serta Avan Fathurrahman

OkeDailyJatim – Kekeringan bukan sekadar tanah yang kehilangan air. Ada cerita, budaya, dan kehidupan warga Madura yang ikut terdampak.

Pesan itu mengemuka dalam bedah buku Tanah Kerontang di Madura yang digelar Dispusip Sumenep, Selasa (22/9/2026).

Buku karya Avan Fathurrahman tersebut menjadi ruang diskusi tentang lingkungan, budaya, serta kehidupan masyarakat Madura.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan itu menghadirkan Avan Fathurrahman sebagai penulis, serta Dr. Abdul Kadir dan Afifuddin sebagai pembedah buku.

Kepala Dispusip Sumenep Rudi Yuyianto, SE., M.Si., mengatakan bedah buku menjadi ruang membaca kembali Madura melalui karya lokal.

Baca Juga:  DLH Sumenep Perketat Pengawasan 108 SPPG, Pengelolaan Limbah Jadi Kunci Sukses Program Makan Bergizi

“Buku menjadi jendela untuk melihat Madura, termasuk lingkungan, budaya, dan kehidupan masyarakat dari dekat,” kata Rudi Yuyianto, SE,MSi

Menurut Rudi, Madura memiliki kekayaan tradisi, kearifan lokal, dan pengalaman masyarakat yang penting untuk terus didokumentasikan.

“Pengetahuan lokal perlu dirawat agar tidak hilang dan tetap dapat dikenali generasi yang akan datang,” ujarnya.

Ia menilai karya tentang kehidupan masyarakat memiliki nilai penting sebagai sumber pengetahuan sekaligus rekam jejak perjalanan daerah.

Baca Juga:  Kak Avan Fathurrahman Bedah Buku Tanah Kerontang di Madura, Angkat Edukasi Kebencanaan

“Pengalaman masyarakat yang ditulis menjadi buku akan menjadi pengetahuan berharga bagi generasi berikutnya,” ungkap Rudi Yuyianto.

Rudi berharap kegiatan bedah buku mampu membuka ruang lahirnya karya baru tentang Sumenep dan Madura dari berbagai perspektif.

“Semoga semakin banyak karya yang merekam Sumenep dan Madura dengan sudut pandang yang beragam,” harapnya.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya pelajar, menjadikan membaca sebagai cara memahami perubahan zaman dan lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Camat Ambunten Lepas Gerak Jalan HUT ke-81 RI, Ribuan Pelajar dan Warga Tumpah Ruah

“Membaca bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membantu kita mengenal dan merawat tanah tempat berpijak,” pungkas Rudi.

Bedah buku tersebut diikuti sejumlah siswa dan guru SMP serta SMA sederajat di wilayah Kota Sumenep.

Kehadiran pelajar diharapkan memperluas ruang literasi sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan persoalan sosial.

Melalui forum ini, buku tidak hanya hadir sebagai bacaan, tetapi juga menjadi jembatan pengetahuan antara pengalaman masa lalu dan generasi masa depan.

Penulis : Mas'udi

Editor : Slamet Bae

Sumber Berita: Okedaily Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam
21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini
Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP
FGD RDTR Sumenep Digelar, Bupati Fauzi Minta Semua Pihak Satu Persepsi
Wabup KH. Imam Hasyim Dorong Santri Jadi Penggerak Ekonomi Lewat Santri Entrepreneur 2026
Perpusling Dispusip Hadir di Pekan Literasi Krida Paparika SMAN 1 Sumenep

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:57 WIB

FGD RDTR Sumenep Digelar, Bupati Fauzi Minta Semua Pihak Satu Persepsi

Berita Terbaru