OkeDailyJatim – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep mulai menyosialisasikan program Perlindungan Sosial (Perlinsos) di tingkat kecamatan. Kecamatan Kota menjadi lokasi pertama kegiatan tersebut.
Sosialisasi ini menyasar perangkat desa agar berperan aktif sebagai agen Perlinsos di tengah masyarakat. Langkah tersebut diharapkan memperkuat penyampaian informasi dan membantu warga memahami akses layanan perlindungan sosial.
Kepala Dinsos P3A Kabupaten Sumenep, Dr. R. Abd. Rahman Riadi, SE, MM, menekankan pentingnya keterlibatan perangkat desa dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah. Mereka dinilai memiliki peran strategis karena dekat dengan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Perangkat desa memiliki peran penting dalam mendukung program Perlinsos. Kami berharap sosialisasi ini meningkatkan pemahaman mereka sehingga informasi mengenai perlindungan sosial dapat diteruskan kepada masyarakat secara tepat.” kata Kadinsos P3A Dr. R. Abd. Rahman Riadi SE MM secara terpisah, Senin (26/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Dinsos P3A Sumenep menghadirkan narasumber dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta Badan Pusat Statistik (BPS). Kolaborasi ini memperkuat pemahaman peserta mengenai administrasi kependudukan dan data.
“Kami melibatkan Dukcapil dan BPS agar perangkat desa memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh. Sinergi antarinstansi diperlukan supaya pelaksanaan program pemerintah berjalan lebih terarah dan menjawab kebutuhan masyarakat.” ujarnya.
Salah satu materi yang menjadi perhatian ialah aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Perangkat desa diharapkan memahami proses aktivasi tersebut sebagai bagian dari penguatan identitas digital dan kesiapan mendukung layanan publik.
“Aktivasi Identitas Kependudukan Digital perlu menjadi perhatian perangkat desa. Dengan pemahaman yang baik, mereka diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh informasi administrasi kependudukan dan mengakses layanan sesuai ketentuan.” ungkap Dr. R. Abd. Rahman Riadi.
Melalui sosialisasi Perlinsos, Dinsos P3A Sumenep mendorong perangkat desa menjadi penghubung informasi antara pemerintah dan warga. Peran tersebut diharapkan membantu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap program perlindungan sosial.
“Kami berharap perangkat desa tidak berhenti setelah mengikuti sosialisasi. Mereka perlu meneruskan informasi kepada warga, membangun koordinasi dengan instansi terkait, serta mendukung agar program perlindungan sosial dapat dipahami masyarakat.” pungkasnya.
Pemilihan Kecamatan Kota sebagai lokasi awal menjadi langkah pembuka sosialisasi Perlinsos di tingkat kecamatan. Informasi mengenai jadwal pelaksanaan di wilayah berikutnya dapat disampaikan setelah agenda resmi ditetapkan pemerintah daerah.















