OkeDailyJatim – Upaya menjaga kerukunan antarumat beragama terus diperkuat Polresta Sumenep melalui program Minggu Kasih. Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., menyambangi Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI), Jalan Trunojoyo, Kabupaten Sumenep, Minggu (25/10/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 19.30 WIB tersebut menjadi ruang silaturahmi antara kepolisian dan jemaat gereja. Kehadiran Kapolresta bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polresta Sumenep disambut Pendeta GPdI Sumenep, Pdt. Samuel Djianto, beserta para jemaat.
Melalui pertemuan itu, Polresta Sumenep membuka ruang dialog untuk mendengar aspirasi, menerima masukan, serta menyerap berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Komunikasi langsung tersebut diharapkan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu menegaskan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga membangun hubungan kemitraan yang erat. Pelayanan kepolisian, menurutnya, harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
“Melalui Minggu Kasih, kami ingin membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat, termasuk pengurus dan jemaat gereja. Kami siap mendengarkan aspirasi serta masukan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sumenep,” kata Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, Senin (26/10/2026).
Selain menjadi sarana menyampaikan aspirasi, Minggu Kasih juga membawa pesan penting tentang penghormatan terhadap perbedaan. Toleransi, sikap saling menghargai, dan kepedulian antarsesama menjadi nilai yang perlu terus dirawat agar kehidupan masyarakat tetap harmonis.
Kapolresta juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan tidak membiarkan perbedaan menjadi penghalang dalam membangun kebersamaan. Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, damai, serta mendukung terpeliharanya kamtibmas.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, dan saling menghormati perbedaan. Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, melainkan membutuhkan dukungan serta kepedulian bersama seluruh elemen masyarakat,” tegasnya menambahkan.
Polresta Sumenep berkomitmen melanjutkan pendekatan humanis melalui program Minggu Kasih sebagai bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Sinergi lintas agama dan komunikasi yang terjaga diharapkan memperkuat suasana damai serta kondusivitas wilayah.
Kegiatan Minggu Kasih di GPdI Sumenep berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan tersebut, Polresta Sumenep menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam merawat toleransi serta menjaga Kabupaten Sumenep tetap harmonis dan kondusif.















