SUMENEP, OkeDailyJatim – Peran media massa dalam membangun Kabupaten Sumenep kembali mendapat perhatian serius dari Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH.
Di tengah pesatnya pertumbuhan media digital, insan pers dinilai memiliki tanggung jawab besar menjaga kualitas informasi agar tetap akurat, berimbang, dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri Pelantikan Pengurus Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) Periode 2026–2029 di Aula Universitas Bahaudin (UNIBA) Sumenep, Jumat (31/7/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan itu, Achmad Fauzi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep memandang media sebagai mitra strategis dalam mengawal pembangunan daerah.
Menurutnya, kemajuan teknologi informasi harus diimbangi dengan lahirnya karya jurnalistik yang profesional dan dapat dipercaya.
“Kami mendukung penuh kebebasan pers yang dijalankan secara profesional, independen, dan bertanggung jawab. Media memiliki peran penting dalam membangun optimisme masyarakat sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan publik,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.
Ia mengatakan, kepercayaan masyarakat terhadap media hanya akan tumbuh apabila setiap berita disusun berdasarkan fakta, diverifikasi dengan baik, serta disajikan secara jelas sehingga mudah dipahami oleh pembaca.
“Berita harus terang, jelas, dan tidak menimbulkan tafsir yang membingungkan. Informasi yang berkualitas akan melahirkan kepercayaan publik, dan itulah modal utama pembangunan daerah,” tegasnya.
Di hadapan unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta para pimpinan organisasi media, Bupati juga mengajak seluruh insan pers di Sumenep terus menjaga integritas serta mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap karya jurnalistik.
Sementara itu, Ketua Komunitas Jurnalis Sumenep, H. M. Hariri, menegaskan bahwa KJS hadir bukan sekadar menjadi wadah profesi wartawan. Organisasi tersebut juga berkomitmen membangun kepedulian sosial, mendukung pendidikan, dan ikut menjaga warisan budaya Kabupaten Sumenep.
“KJS ingin menjadi organisasi yang memberikan manfaat nyata. Selain meningkatkan profesionalisme wartawan, kami juga terus bergerak dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan pelestarian budaya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,” tegas H. M. Hariri.
Menurut H.M. Hariri, salah satu agenda besar yang kembali digelar tahun ini adalah Madura Ethnic Carnival dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat promosi budaya lokal sekaligus menarik perhatian masyarakat luas terhadap kekayaan sejarah Kabupaten Sumenep.
“Melalui Madura Ethnic Carnival, kami ingin memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Sumenep kepada publik yang lebih luas. Budaya adalah aset daerah yang harus dijaga dan dipromosikan bersama,” ungkapnya.
Pelantikan Pengurus KJS Periode 2026–2029 menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam membangun ekosistem informasi yang sehat.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pemberitaan yang berkualitas, meningkatkan literasi masyarakat, sekaligus mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Sumenep melalui informasi yang kredibel, edukatif, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Penulis : Slamet Bae
Editor : Syahid Badri
Sumber Berita: OkeDailyJatim










