Rencana tersebut akan dibahas bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dengan memperhatikan regulasi yang mengatur pemanfaatan Dana Desa.
Dukungan pembiayaan di tingkat desa diharapkan dapat membantu menjaga keberlanjutan pelatihan relawan lokal serta pengembangan sarana kesiapsiagaan.
“Mitigasi membutuhkan keberlanjutan. Dukungan desa dapat memperkuat relawan lokal dan sarana kesiapsiagaan sesuai kebutuhan wilayah masing-masing,” ungkap Kamil, sapaan akrabnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tengah puncak musim kemarau, BPBD Sumenep juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah secara sembarangan.
Kondisi lingkungan yang kering dapat membuat api lebih mudah menyebar. Karena itu, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu kunci mencegah kebakaran sejak dari sumbernya.
Kamiluddin turut mengapresiasi kerja Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sumenep yang terus bergerak dalam merespons berbagai kondisi kebencanaan di lapangan.
Menurutnya, keberhasilan penanggulangan bencana tidak hanya ditentukan oleh kecepatan pemerintah, tetapi juga kepedulian masyarakat dan dunia usaha.
“Penanggulangan bencana adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, masyarakat dan dunia usaha harus bergerak bersama membangun Sumenep yang tangguh,” pungkasnya.
Penulis : Mas'udi
Editor : Slamet Bae
Sumber Berita: Okedaily Jatim















