H. Abdul Wasid: Jadikan WBS sebagai Wahana Saling Mengingatkan dalam Kebenaran

- Editorial Team

Jumat, 18 September 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

356 ASN Kemenag Sumenep Diperkuat WBS, Abdul Wasid: Bukan untuk Saling Mencari Kesalahan

356 ASN Kemenag Sumenep Diperkuat WBS, Abdul Wasid: Bukan untuk Saling Mencari Kesalahan

OkeDailyJatim – Upaya membangun lingkungan kerja yang berintegritas di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Madura, terus diperkuat.

Sebanyak 356 aparatur sipil negara (ASN), termasuk yang bertugas di wilayah daratan dan kepulauan, mengikuti Sosialisasi Whistleblowing System (WBS) melalui Zoom Meeting, Kamis (17/9/2026).

Sosialisasi WBS tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur dalam memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) di lingkungan Kemenag Sumenep.

Melalui WBS, ASN maupun masyarakat memiliki kanal untuk menyampaikan laporan atau pengaduan yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran.

Kehadiran sistem ini diharapkan tidak sekadar menjadi mekanisme pelaporan, tetapi juga mendorong lahirnya budaya kerja yang terbuka, bertanggung jawab, dan berani melakukan perbaikan.

Kepala Kemenag Sumenep, H. Abdul Wasid, M.Pd., menegaskan bahwa keberadaan WBS harus ditempatkan dalam semangat membangun organisasi, bukan menciptakan rasa saling curiga di antara sesama ASN.

Baca Juga:  Integritas Jadi Nafas Pelayanan, Kemenag Sumenep Bangun Budaya Kerja Profesional Lewat Apel Pagi

“WBS jangan dipahami sebagai sarana untuk saling mencari kesalahan. Kita niatkan sebagai wahana saling mengingatkan dalam kebaikan, watawa saubil haq, saling mengingatkan dalam kebenaran,” kata Abdul Wasid.

Pesan tersebut menjadi penekanan penting dalam sosialisasi. Bagi Abdul Wasid, keberanian menyampaikan informasi harus berjalan beriringan dengan niat yang baik, data yang benar, serta tanggung jawab terhadap setiap laporan yang disampaikan.

Baca Juga:  Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah, Abdul Wasid Tekankan Pentingnya Role Model Perubahan

Sebab, budaya integritas tidak lahir hanya dari aturan dan sistem. Integritas tumbuh ketika setiap individu di dalam organisasi memiliki kepedulian untuk menjaga amanah, mengingatkan ketika terjadi kekeliruan, dan bersedia memperbaiki hal-hal yang masih perlu dibenahi.

Penulis : Mas'udi

Editor : Slamet Bae

Sumber Berita: Okedaily Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Kerapan Sapi Betina Giliraja Jadi Magnet Budaya dan Wisata Sumenep 2026
Pantai Badur Jadi Saksi Kebersamaan DPMD Sumenep dalam Family Gathering 2026
Wacana Perubahan Nama Kabupaten Sumenep Dibahas di Muscam Raas, Aspirasi Warga Jadi Sorotan
Kamiluddin Dorong Mitigasi Bencana Sumenep Berbasis Kearifan Lokal dan Gotong Royong
Gerbong Mutasi Bergerak! Wabup Sumenep Lantik 28 Pejabat, Ini Daftar Lengkapnya
Wabup Sumenep Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Pelayanan Publik yang Mudah dan Transparan
Bupati Fauzi Perkuat Sinergi Sumenep-Blitar Lewat Penandatanganan MoU
BLT Dana Desa Tahap III Desa Dasuk Barat Disalurkan, Enam Warga Terima Bantuan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 17:26 WIB

Festival Kerapan Sapi Betina Giliraja Jadi Magnet Budaya dan Wisata Sumenep 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 20:55 WIB

Pantai Badur Jadi Saksi Kebersamaan DPMD Sumenep dalam Family Gathering 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 19:13 WIB

Wacana Perubahan Nama Kabupaten Sumenep Dibahas di Muscam Raas, Aspirasi Warga Jadi Sorotan

Jumat, 18 September 2026 - 20:13 WIB

Kamiluddin Dorong Mitigasi Bencana Sumenep Berbasis Kearifan Lokal dan Gotong Royong

Jumat, 18 September 2026 - 18:21 WIB

H. Abdul Wasid: Jadikan WBS sebagai Wahana Saling Mengingatkan dalam Kebenaran

Berita Terbaru