OkeDailyJatim – Pengajian rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Sumenep tak sekadar menjadi agenda keagamaan. Kajian fikih perempuan menjadi bekal penting.
DWP Kemenag Sumenep menggelar pengajian bulanan di Aula Al-Ikhlas, Jumat (11/9). Kegiatan diikuti para istri ASN di lingkungan Kemenag Sumenep.
Rangkaian pengajian diawali pembacaan Surat Yasin dan sholawat Nabi. Peserta kemudian mengikuti kajian kitab sebelum kegiatan ditutup dengan doa bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Materi utama kali ini membahas darah haid dalam perspektif fikih. Kajian disampaikan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kota Sumenep dengan pendekatan yang dekat dengan keseharian.
Ketua DWP Kemenag Sumenep yang diwakili Ny. Istri Hasyim, menilai pemahaman fikih sangat penting bagi perempuan dalam menjalankan ibadah sehari-hari.
“Pemahaman fikih menjadi bekal penting bagi perempuan agar setiap ibadah dapat dijalankan sesuai ketentuan syariat,” kata Ny. Istri Hasyim dalam sambutannya.
Menurutnya, pengajian rutin juga membuka ruang bagi anggota DWP untuk memperluas wawasan agama. Ilmu yang diperoleh diharapkan bisa langsung diterapkan.
Ny. Istri Hasyim berharap kegiatan tersebut terus menjadi ruang mempererat silaturahmi. Di saat yang sama, kualitas spiritual anggota DWP juga semakin kuat.
“Kami berharap pengajian ini menambah wawasan keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi seluruh anggota DWP Kemenag Sumenep,” ujarnya.
Penulis : Mas'udi
Editor : Slamet Bae
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2 Selanjutnya















