DWP Kemenag Sumenep Dalami Fikih Haid, Bekal Ibadah hingga Penguatan Integritas ASN

- Editorial Team

Jumat, 11 September 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DWP Kemenag Sumenep Dalami Fikih Haid, Bekal Ibadah hingga Penguatan Integritas ASN

DWP Kemenag Sumenep Dalami Fikih Haid, Bekal Ibadah hingga Penguatan Integritas ASN

Pengajian DWP juga memiliki pesan lebih luas. Penguatan kehidupan beragama di keluarga dinilai dapat menjadi fondasi terbentuknya keluarga ASN yang harmonis dan berintegritas.

Kepala Kantor Kemenag Sumenep sekaligus Pembina DWP, Abdul Wasid, mengapresiasi konsistensi anggota mengikuti kegiatan keagamaan yang digelar secara rutin.

Abdul Wasid, menilai pembinaan spiritual tidak boleh berhenti di ruang pengajian. Nilai agama harus hadir dalam keluarga, sikap, pelayanan, hingga budaya kerja ASN.

“Nilai agama harus menjadi bagian dari keteladanan ASN, sehingga semangat integritas tumbuh dalam keluarga dan lingkungan kerja,” ujar Abdul Wasid.

Ia berharap ilmu yang diperoleh anggota DWP dapat diamalkan secara nyata. Penguatan akhlak diyakini menjadi bagian penting dalam menjaga budaya kerja yang bertanggung jawab.

Baca Juga:  Empat Kursi Strategis Pemkab Sumenep Terisi, Bupati Fauzi Beri Pesan Khusus kepada Pejabat Baru

Semangat tersebut juga selaras dengan penguatan Zona Integritas di lingkungan Kemenag Sumenep. Integritas membutuhkan keteladanan, keikhlasan, disiplin, dan tanggung jawab.

Karena itu, pengajian rutin DWP tidak hanya menjadi forum menambah pengetahuan keagamaan. Kegiatan tersebut menjadi ruang membangun karakter keluarga ASN dari lingkungan terdekat.

Baca Juga:  Camat Ambunten Lepas Gerak Jalan HUT ke-81 RI, Ribuan Pelajar dan Warga Tumpah Ruah

Dari kajian fikih hingga penguatan spiritual, DWP Kemenag Sumenep terus menempatkan pembinaan keagamaan sebagai bagian dari upaya membangun keluarga ASN yang religius.

Langkah tersebut diharapkan melahirkan pribadi yang tidak hanya memahami aturan agama, tetapi mampu menerapkannya dalam kehidupan. Termasuk saat menjalankan tugas pelayanan publik.

Penulis : Mas'udi

Editor : Slamet Bae

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Kerapan Sapi Betina Giliraja Jadi Magnet Budaya dan Wisata Sumenep 2026
GERCAP Kemenag Sumenep Perkuat Kompetensi Guru As-Assalam di Era Pembelajaran Mendalam
Pantai Badur Jadi Saksi Kebersamaan DPMD Sumenep dalam Family Gathering 2026
Wacana Perubahan Nama Kabupaten Sumenep Dibahas di Muscam Raas, Aspirasi Warga Jadi Sorotan
Kamiluddin Dorong Mitigasi Bencana Sumenep Berbasis Kearifan Lokal dan Gotong Royong
H. Abdul Wasid: Jadikan WBS sebagai Wahana Saling Mengingatkan dalam Kebenaran
Gerbong Mutasi Bergerak! Wabup Sumenep Lantik 28 Pejabat, Ini Daftar Lengkapnya
Wabup Sumenep Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Pelayanan Publik yang Mudah dan Transparan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 17:26 WIB

Festival Kerapan Sapi Betina Giliraja Jadi Magnet Budaya dan Wisata Sumenep 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 23:59 WIB

GERCAP Kemenag Sumenep Perkuat Kompetensi Guru As-Assalam di Era Pembelajaran Mendalam

Sabtu, 19 September 2026 - 20:55 WIB

Pantai Badur Jadi Saksi Kebersamaan DPMD Sumenep dalam Family Gathering 2026

Jumat, 18 September 2026 - 20:13 WIB

Kamiluddin Dorong Mitigasi Bencana Sumenep Berbasis Kearifan Lokal dan Gotong Royong

Jumat, 18 September 2026 - 18:21 WIB

H. Abdul Wasid: Jadikan WBS sebagai Wahana Saling Mengingatkan dalam Kebenaran

Berita Terbaru