OkeDailyJatim – Cuaca Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Senin (7/9/2026), diprakirakan cerah hingga cerah berawan. Kondisi ini mendominasi cuaca sejak pagi.
Langit Sumenep diprediksi tetap relatif cerah hingga siang. Namun, tutupan awan berpotensi meningkat di sejumlah wilayah saat sore hingga malam.
Kondisi serupa juga menjadi perhatian di wilayah perairan Sumenep. Masyarakat pesisir diminta tidak hanya melihat kondisi langit sebelum beraktivitas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan prakiraan cuaca maritim BMKG, perairan Sumenep bagian selatan diprediksi cerah hingga cerah berawan. Suhu berkisar 26-28 derajat Celsius.
Arah angin dari timur hingga tenggara menjadi salah satu faktor yang patut diperhatikan. Terutama bagi nelayan yang hendak beraktivitas di tengah perairan.
Kepala BMKG Sumenep Ari Widjajanto mengatakan kondisi perairan sekitar Sumenep tetap perlu dipantau. Nelayan diminta memperhatikan perubahan cuaca.
“Perubahan arah dan kecepatan angin dapat memengaruhi kondisi gelombang di sejumlah wilayah perairan Sumenep,” ujarnya, Senin (07/09/2026)
Menurut Ari, kondisi cuaca yang tampak bersahabat bukan alasan untuk mengabaikan informasi terbaru. Pemantauan cuaca tetap menjadi bagian penting sebelum melaut.
“Nelayan yang akan melaut perlu terus memantau informasi cuaca dan gelombang sebelum memulai aktivitas di perairan,” kata Ari Widjajanto.
Imbauan juga ditujukan kepada masyarakat yang beraktivitas di luar rumah. Perubahan cuaca perlu diantisipasi dengan menjaga kondisi tubuh dan asupan cairan.
“Masyarakat diimbau memperhatikan perkembangan cuaca, menjaga kesehatan, serta mencukupi kebutuhan air selama musim kemarau,” imbaunya.
Bagi nelayan, keselamatan harus menjadi prioritas utama sebelum meninggalkan daratan. Keputusan melaut sebaiknya mempertimbangkan kondisi angin dan gelombang terbaru.
“Jangan memaksakan diri melaut apabila angin dan gelombang meningkat hingga berpotensi membahayakan keselamatan,” tegas Ari Widjajanto.
Selain memantau prakiraan BMKG, nelayan juga diminta memeriksa perlengkapan keselamatan. Kondisi perahu atau kapal harus dipastikan siap sebelum digunakan.
Kewaspadaan menjadi kunci menghadapi dinamika cuaca di wilayah pesisir Sumenep. Informasi terbaru BMKG penting dijadikan acuan sebelum beraktivitas.
Masyarakat pesisir dan nelayan diharapkan tetap waspada terhadap perubahan kondisi perairan. Keselamatan harus ditempatkan di atas kepentingan aktivitas.
Dengan mengikuti perkembangan cuaca secara berkala, potensi risiko akibat perubahan angin dan gelombang dapat ditekan. Nelayan pun dapat beraktivitas lebih aman.















