Bidang GTK Disdik Sumenep Gelar Bimtek Sekolah Inklusi, 79 Guru Dibekali Strategi Layani Anak Berkebutuhan Khusus

- Editorial Team

Selasa, 1 September 2026 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid GTK Disdik Sumenep Akhmad Fairusi, S.Pd., M.AP.,  di acara Pembukaan Bimbingan Teknis Layanan Sekolah Inklusi bagi guru di Hotel Azmi, Selasa (1/9/2026)

Kabid GTK Disdik Sumenep Akhmad Fairusi, S.Pd., M.AP., di acara Pembukaan Bimbingan Teknis Layanan Sekolah Inklusi bagi guru di Hotel Azmi, Selasa (1/9/2026)

Menurut dia, keberagaman peserta didik merupakan bagian dari realitas pendidikan. Karena itu, guru harus memiliki kemampuan untuk mengenali perbedaan tersebut.

“Setiap anak memiliki karakter dan kemampuan berbeda. Guru harus memahami perbedaan itu agar pembelajaran benar-benar sesuai kebutuhan peserta didik,” ujarnya.

Baca Juga:  Wabup Sumenep Hadiri Haul Syuhada Kemerdekaan KH Abdullah Sajjad, Kobarkan Semangat Perjuangan Ulama

Ia menilai penguatan kompetensi guru penting dilakukan secara berkelanjutan. Terlebih, masih ditemukan pemahaman yang belum utuh mengenai pendidikan inklusif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masih ada anggapan bahwa anak berkebutuhan khusus hanya bisa belajar di SLB. Padahal, sekolah umum juga memiliki peran penting dalam memberikan layanan pendidikan inklusif,” ungkapnya.

Baca Juga:  Empat Kursi Strategis Pemkab Sumenep Terisi, Bupati Fauzi Beri Pesan Khusus kepada Pejabat Baru

Dalam Bimtek, peserta tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis. Mereka juga mengikuti diskusi, studi kasus, berbagi praktik baik, serta menyusun instrumen identifikasi.

“Kami ingin peserta tidak hanya memahami teori. Setelah kembali ke sekolah, kemampuan tersebut harus bisa diterapkan dalam memberikan layanan yang tepat,” tegasnya.

Baca Juga:  Kemenag Sumenep Luncurkan Halo Santri, Perkuat Pesantren Ramah Anak Lewat Satgas dan Layanan Konseling

Salah satu materi penting yang diberikan ialah Perencanaan Pembelajaran Individual atau PPI. Guru diarahkan menyusun pembelajaran berdasarkan kebutuhan peserta didik.

Facebook Comments Box

Penulis : Sahid Badri

Editor : Thaifur Rasyid

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Kesunyian Hidup Burha, Ada Kepedulian Pemkab Sumenep yang Tak Pernah Berhenti
Dispusip Sumenep Gelar Lomba Bertutur, 12 Siswa Adu Cerita untuk Merawat Budaya
Kamiluddin Kembali ke Gapura, Kenangan 1 Bulan 22 Hari Berujung Pesan yang Bikin Haru
Kepedulian Camat Gayam di Balik Penyaluran BLT DD untuk Warga Tuna Netra
Guru Jadi Garda Integritas, Kemenag Sumenep Dorong Pelayanan Bersih dan Transparan
Bidang PAUD dan PNF Disdik Sumenep Kebut Regulasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
Kadisdik Sumenep Dorong Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah untuk Perkuat Fondasi Anak
Tunggakan PBB-P2 Sumenep Diskon 95 Persen, Segera Manfaatkan!

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:09 WIB

Di Balik Kesunyian Hidup Burha, Ada Kepedulian Pemkab Sumenep yang Tak Pernah Berhenti

Rabu, 9 September 2026 - 04:13 WIB

Dispusip Sumenep Gelar Lomba Bertutur, 12 Siswa Adu Cerita untuk Merawat Budaya

Selasa, 8 September 2026 - 23:59 WIB

Kamiluddin Kembali ke Gapura, Kenangan 1 Bulan 22 Hari Berujung Pesan yang Bikin Haru

Selasa, 8 September 2026 - 13:57 WIB

Kepedulian Camat Gayam di Balik Penyaluran BLT DD untuk Warga Tuna Netra

Selasa, 8 September 2026 - 10:24 WIB

Guru Jadi Garda Integritas, Kemenag Sumenep Dorong Pelayanan Bersih dan Transparan

Berita Terbaru