“Kalau nanti bertemu saya, mohon tetap ditegur. Kalau selama ini saya sering menggoda teman-teman, saya mohon maaf. Itu hanya untuk menghidupkan suasana dan menjaga kebersamaan.” pungkasnya.
Agus juga meminta maaf jika selama bekerja kerap menggoda atau bercanda dengan rekan-rekan ASN. Baginya, candaan itu hanya cara sederhana untuk mencairkan suasana dan menjaga kebersamaan.
Kini, setelah empat dekade lebih mengabdi, Agus memasuki fase baru. Jabatan dan seragam ASN boleh ditinggalkan, tetapi kenangan, persaudaraan, dan jejak pengabdiannya akan tetap menjadi bagian dari Sumenep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Zahid Badri
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: OkeDailyJatim















