SUMENEP, OkeDailyJatim – Semangat membangun birokrasi yang bersih dan profesional kembali ditunjukkan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep.
Setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi Evaluasi Nasional Zona Integritas (ZI) Tahun 2026, seluruh tim kini memusatkan perhatian pada persiapan menghadapi wawancara bersama Tim Penilai Nasional (TPN).
Keseriusan itu terlihat saat Tim Zona Integritas Kemenag Sumenep mengikuti Simulasi Wawancara Penilaian Nasional Zona Integritas secara daring di ruang rapat Kemenag Sumenep, Kamis (23/7/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Simulasi tersebut menjadi momentum penting untuk menguji kesiapan tim dalam menyampaikan inovasi, penguatan eviden, hingga komitmen terhadap reformasi birokrasi.
Ketua Tim Zona Integritas Kemenag Sumenep, Muh. Rifa’i Hasyim, mengatakan keberhasilan menembus tahapan nasional bukanlah capaian yang diraih secara instan, melainkan hasil dari kerja kolektif seluruh aparatur yang terus menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Alhamdulillah, Kemenag Sumenep menjadi salah satu dari 35 satuan kerja yang berhasil melaju ke tahapan penilaian nasional. Ini adalah buah dari kerja keras seluruh ASN yang terus menjaga komitmen membangun budaya kerja berintegritas,” kata Muh. Rifa’i Hasyim.
Menurutnya, simulasi wawancara menjadi sarana penting untuk memperkuat kesiapan tim sebelum menghadapi penilaian sesungguhnya.
“Kami ingin memastikan setiap anggota tim memahami substansi penilaian, mampu menjelaskan inovasi yang telah dilakukan, serta menunjukkan bukti nyata bahwa reformasi birokrasi di Kemenag Sumenep berjalan secara konsisten,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, menyampaikan apresiasi kepada seluruh Tim Zona Integritas yang dinilainya telah bekerja tanpa mengenal lelah demi membawa nama baik institusi pada tingkat nasional.
“Saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh Tim Zona Integritas atas dedikasi, kekompakan, dan semangat yang terus dijaga hingga hari ini. Kebersamaan inilah yang menjadi modal utama menuju keberhasilan,” ujarnya.
Ia berharap seluruh ikhtiar yang telah dilakukan mampu berbuah prestasi membanggakan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Kementerian Agama.
“Semoga seluruh proses yang kita jalani menghasilkan predikat terbaik. Lebih dari sekadar penghargaan, kami ingin menghadirkan birokrasi yang bersih, melayani, profesional, dan menjadi teladan bagi satuan kerja lainnya,” pungkas Abdul Wasid.
Keberhasilan melangkah ke tahap wawancara nasional menjadi bukti bahwa Kemenag Sumenep terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Optimisme pun menguat bahwa ikhtiar tersebut akan mengantarkan Kemenag Sumenep meraih predikat Zona Integritas Tahun 2026 sekaligus mempertegas posisinya sebagai salah satu satuan kerja berprestasi di lingkungan Kementerian Agama.
Penulis : Syahid Badri
Editor : Slamet Bae
Sumber Berita: OkeDailyJatim










