Penyuluh Agama Kemenag Sumenep Ikuti Uji Kompetensi, Siapkan SDM Profesional dan Berintegritas

- Editorial Team

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyuluh Agama Kemenag Sumenep Naik Kelas, Uji Kompetensi Jadi Langkah Nyata Wujudkan Pelayanan Keagamaan yang Profesional

Penyuluh Agama Kemenag Sumenep Naik Kelas, Uji Kompetensi Jadi Langkah Nyata Wujudkan Pelayanan Keagamaan yang Profesional

SUMENEP, OkeDailyJatim – Upaya menghadirkan pelayanan keagamaan yang semakin berkualitas terus diperkuat oleh pihak Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Madura.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mengikutsertakan para Penyuluh Agama Islam dalam Penilaian Kompetensi Kenaikan Jenjang Penyuluh Ahli Muda dan Ahli Madya Tahun 2026 yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (22/7/2026).

Dipusatkan di Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Sumenep, kegiatan ini bukan sekadar agenda administratif untuk kenaikan jabatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih dari itu, penilaian kompetensi menjadi momentum penting untuk memastikan setiap penyuluh agama memiliki kemampuan, integritas, serta profesionalisme yang terus berkembang dalam memberikan pelayanan dan pembinaan kepada masyarakat.

Di tengah dinamika sosial dan perkembangan teknologi informasi, penyuluh agama dituntut tidak hanya menguasai materi keagamaan, tetapi juga mampu menjadi pendamping, edukator, sekaligus penggerak moderasi beragama yang mampu menjawab berbagai tantangan kehidupan umat.

Baca Juga:  SALEHA DPMPTSP Sumenep: Dari Legalitas Menuju UMKM Tangguh dan Berdaya Saing

Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Sumenep, Moh. Mabrur, menegaskan bahwa kenaikan jenjang jabatan harus diiringi dengan peningkatan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

“Penilaian kompetensi ini menjadi kesempatan bagi setiap penyuluh agama untuk membuktikan kapasitas, integritas, dan profesionalismenya.

Jabatan yang lebih tinggi harus melahirkan pelayanan yang semakin berkualitas dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Moh. Mabrur.

Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan proses ini sebagai ruang belajar untuk terus meningkatkan kualitas diri.

“Saya berharap seluruh peserta percaya pada kemampuan yang dimiliki, tetap fokus, dan memberikan performa terbaik.

Penyuluh agama adalah wajah Kementerian Agama di tengah masyarakat, sehingga kompetensi harus terus diasah agar mampu menjawab kebutuhan umat yang terus berkembang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, memberikan apresiasi atas semangat para penyuluh yang terus berupaya meningkatkan kapasitas melalui penilaian kompetensi tersebut.

“Komitmen mengikuti penilaian kompetensi menunjukkan bahwa para penyuluh memiliki semangat belajar dan berkembang.

Ini menjadi modal penting dalam membangun pelayanan keagamaan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ungkap Abdul Wasid.

Menurutnya, penyuluh agama memegang peran yang sangat strategis sebagai ujung tombak Kementerian Agama dalam memperkuat kehidupan beragama yang harmonis, moderat, dan penuh nilai kebersamaan.

“Kami berharap peningkatan kompetensi tidak berhenti pada kenaikan jenjang jabatan semata. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana ilmu, pengalaman, dan kemampuan tersebut benar-benar diwujudkan dalam pelayanan yang lebih baik, membangun kerukunan umat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sumenep,” tegasnya.

Melalui penilaian kompetensi ini, Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan penyuluh agama yang unggul, berintegritas, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Baca Juga:  21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Dengan sumber daya manusia yang semakin berkualitas, pelayanan keagamaan diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai moderasi beragama sebagai fondasi kehidupan yang damai, rukun, dan harmonis.

Penulis : Slamet Bae

Editor : Syahid Badri

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

9 Nelayan Raas Sumenep di Australia, HNSI Ungkap Hasil Penelusuran Alamat
Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya
Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional
Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar
Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam
21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:38 WIB

9 Nelayan Raas Sumenep di Australia, HNSI Ungkap Hasil Penelusuran Alamat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Berita Terbaru