Sumenep, OkeDailyJatim – Menanamkan budaya tertib berlalu lintas tidak harus menunggu seseorang dewasa. Kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan justru harus dibangun sejak usia dini. Berangkat dari semangat tersebut, Satlantas Polresta Sumenep menggelar program Polisi Sahabat Anak di SDN Paberasan I, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari program Mahameru Lantas itu menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam membangun generasi yang disiplin, peduli keselamatan, dan memiliki kesadaran hukum sejak di bangku sekolah dasar.
Dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polresta Sumenep bersama personel Unit Kamsel, para siswa diajak mengenal rambu-rambu lalu lintas, pentingnya mematuhi aturan di jalan, hingga manfaat penggunaan helm sebagai perlengkapan keselamatan yang wajib digunakan. Suasana berlangsung hangat dan interaktif sehingga materi mudah dipahami oleh para siswa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas, Satlantas Polresta Sumenep juga menyerahkan sarana kontak berupa helm kepada para siswa. Pemberian helm tersebut menjadi simbol ajakan untuk membiasakan perilaku aman dan tertib dalam setiap aktivitas di jalan.
Kapolresta Sumenep melalui Kasat Lantas AKP Beny Kuncoro, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan bahwa pendidikan keselamatan berlalu lintas merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan masyarakat yang tertib dan berbudaya.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus dibekali pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas sejak dini. Kami ingin budaya tertib berlalu lintas tumbuh menjadi bagian dari karakter mereka, bukan hanya sekadar kewajiban ketika sudah dewasa,” kata AKP Beny Kuncoro, Jum’at (17/07/2026).
Pihaknya menjelaskan, pendekatan humanis melalui program Polisi Sahabat Anak diharapkan mampu membangun kedekatan emosional antara Polri dengan anak-anak sekaligus meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya keselamatan di jalan.
“Kami mengedepankan pendekatan yang edukatif, komunikatif, dan menyenangkan agar pesan-pesan keselamatan mudah dipahami anak-anak.
Kesadaran yang ditanamkan sejak dini akan menjadi bekal berharga untuk menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di masa mendatang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kasat Lantas AKP Beny Kuncoro menegaskan bahwa Satlantas Polresta Sumenep akan terus memperluas kegiatan edukasi ke sekolah-sekolah sebagai bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat.
“Kami berharap anak-anak yang mengikuti kegiatan ini mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat.
Dengan demikian, budaya tertib berlalu lintas akan tumbuh dari generasi muda dan menjadi fondasi terciptanya Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Sumenep,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SDN Paberasan I Kecamatan Kota, Sufiati, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Satlantas Polresta Sumenep atas terselenggaranya kegiatan Polisi Sahabat Anak di sekolah yang dipimpinnya.
Menurutnya, kehadiran personel kepolisian memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para siswa karena mereka tidak hanya menerima teori, tetapi juga memperoleh pemahaman secara langsung mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Satlantas Polresta Sumenep atas terselenggaranya program Polisi Sahabat Anak di SDN Paberasan I.
Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam membentuk karakter disiplin, menumbuhkan kepatuhan terhadap aturan, sekaligus meningkatkan kesadaran anak-anak akan pentingnya keselamatan di jalan sejak usia dini,” ungkap Sufiati.
Ia berharap sinergi antara dunia pendidikan dan kepolisian dapat terus berlanjut sehingga lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter disiplin, taat hukum, dan peduli terhadap keselamatan berlalu lintas.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme. Melalui program Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep kembali menegaskan bahwa membangun budaya tertib berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai sejak usia dini, demi mewujudkan generasi yang lebih sadar hukum, berkarakter, dan berbudaya keselamatan.
Penulis : Supriyadi Prayitno
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: Okedaily Jatim










