SDN Pakandangan Sangrah Sumenep Kemas MPLS Jadi Ajang Kolaborasi Cerdaskan Anak Sejak Dini

- Editorial Team

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MPLS di SDN Pakandangan Sangrah Kecamatan Bluto

MPLS di SDN Pakandangan Sangrah Kecamatan Bluto

Sumenep, OkeDailyJatimMasa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kerap hanya dianggap sebagai seremonial perkenalan ruang kelas dan aturan sekolah. Namun, hal itu tidak berlaku di SDN Pakandangan Sangrah, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.

Sekolah dasar ini merombak total kegiatan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 dengan konsep kolaborasi lintas pihak yang tak biasa. Bekerja sama dengan mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumenep, hingga Puskesmas setempat.

MPLS kali ini bertransformasi menjadi ruang penanaman minat belajar, budaya literasi, dan kesadaran hidup sehat sejak usia dini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memasuki hari kedua kegiatan, suasana sekolah berubah menjadi penuh tawa dan antusiasme. Mahasiswa KKN UTM memandu peserta didik baru mengikuti sesi literasi dan numerasi lewat metode belajar sambil bermain. Tanpa tekanan ujian atau hafalan, anak-anak diajak berinteraksi, berdiskusi, dan mencoba berbagai permainan edukatif.

Baca Juga:  Aktivis Senior Sumenep Apresiasi Call Center 112, Nilai Respons Cepat Jadi Wujud Nyata Pelayanan Publik

Kepala SDN Pakandangan Sangrah, Susilawati, S.Pd., mengakui perubahan suasana yang sangat positif. Anak didik terlihat lepas dari rasa takut atau canggung. Mereka berani bertanya, mengemukakan pendapat, dan terlibat aktif.

“Ini adalah modal utama membangun kepercayaan diri mereka untuk menempuh pendidikan selanjutnya,” ujarnya, Rabu (15/07/2026).

Kegiatan semakin berwarna pada hari ketiga saat Perpustakaan Keliling milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep hadir memadati halaman sekolah. Beragam koleksi buku dari cerita anak hingga pengetahuan umum disajikan secara terbuka.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Lepas Panen Tembakau Perdana, Prancak 95 Siap Tembus Pasar Pamekasan

Kehadiran layanan ini bukan sekadar meminjam buku, melainkan membuka wawasan anak-anak bahwa belajar tak hanya terbatas di dalam ruang kelas.

“Kami ingin sejak hari pertama masuk sekolah, mereka sudah mengenal buku sebagai sahabat setia belajar,” kata Susilawati.

Rangkaian kegiatan MPLS yang tak biasa ini akan ditutup pada Jumat ini dengan agenda tak kalah penting: penyuluhan kesehatan gigi bersama tenaga medis dari Puskesmas setempat.

“Anak-anak tak hanya mendengar penjelasan, namun juga langsung mempraktikkan cara menyikat gigi yang benar,” ungkapnya.

Bagi Susilawati, kolaborasi ini adalah wujud nyata bahwa pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. “Kami tidak hanya mengejar nilai akademik semata. Karakter, budaya baca, dan kesehatan tubuh harus tumbuh beriringan. Itulah pendidikan yang utuh,” tegasnya.

Baca Juga:  Bunda Modis DWP Kemenag Sumenep Tanamkan Nilai Moderasi kepada Siswa MIN 1 Sumenep

Ia pun berharap sinergi antara sekolah, perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lain.

“Harapan kami besar, semoga langkah kecil ini melahirkan generasi Madura yang cerdas, sehat, berkarakter mulia, dan membawa perubahan positif bagi lingkungannya,” pungkas Susilawati penuh harap.

Melalui inovasi ini, SDN Pakandangan Sangrah membuktikan, MPLS adalah momen emas untuk meletakkan fondasi masa depan anak-anak, bukan sekadar seremonial pembukaan tahun ajaran.

Facebook Comments Box

Penulis : Supriyadi Prayitno

Editor : Thaifur Rasyid

Sumber Berita: Okedaily Jatim

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yonif TP 931 Hadiri Maulid Nabi di Masjid Jamik Sumenep, Kebersamaan Jadi Pesan Utama
Parenting Keluarga Via Zoom, Danyonif TP 931/Ksatria Jokotole Tekankan Peran Penting Orang Tua
Kemenag Sumenep Gebrak Zona Integritas, Guru PAI Diminta Perkuat Keteladanan
Terbongkar Setelah Korban Murung, Warga Giligenting Ditangkap Polisi karena Dugaan Pencabulan Anak
Sabet Juara II Baca Puisi, Nailatul Marom Angkat Derajat Madrasah Sumenep di Kancah Kabupaten
Peringati Maulid Nabi, Rutan Kelas IIB Sumenep Tutup Operasional Sementara
Apel Pagi Bukan Sekadar Rutinitas, Kepala Inspektorat Sumenep: Momentum Awal Konsolidasi
NU Sumenep Gerakkan Pendidikan dari MWC, LP Ma’arif Siapkan Generasi Unggul Hadapi Era Keemasan

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 04:30 WIB

Yonif TP 931 Hadiri Maulid Nabi di Masjid Jamik Sumenep, Kebersamaan Jadi Pesan Utama

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Parenting Keluarga Via Zoom, Danyonif TP 931/Ksatria Jokotole Tekankan Peran Penting Orang Tua

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Kemenag Sumenep Gebrak Zona Integritas, Guru PAI Diminta Perkuat Keteladanan

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Terbongkar Setelah Korban Murung, Warga Giligenting Ditangkap Polisi karena Dugaan Pencabulan Anak

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:03 WIB

Peringati Maulid Nabi, Rutan Kelas IIB Sumenep Tutup Operasional Sementara

Berita Terbaru