OkeDailyJatim – Upaya menggerakkan ekonomi masyarakat tidak selalu harus dimulai dari kebijakan besar. Hal sederhana seperti memilih berbelanja di pasar tradisional juga bisa menjadi langkah nyata untuk menjaga perputaran ekonomi warga.
Pesan itu disampaikan Ketua Dharma Wanita Kecamatan Guluk-Guluk, Rina Mariyana Halil, saat bersama seluruh anggota Dharma Wanita melakukan kunjungan ke Pasar Guluk-Guluk, Sumenep, Kamis (8/10/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap pemulihan ekonomi masyarakat. Rina mengajak anggota Dharma Wanita dan masyarakat luas untuk kembali menjadikan pasar tradisional sebagai pilihan berbelanja kebutuhan sehari-hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, keberadaan pasar bukan hanya berkaitan dengan aktivitas jual beli. Pasar menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk menggerakkan roda ekonomi dari tingkat paling bawah.
“Peningkatan daya beli dimulai dari lingkungan terdekat kita. Salah satunya dengan memilih berbelanja di Pasar Guluk-Guluk,” kata Rina Mariyana Halil disela kegiatan.
Ia menilai geliat pasar sangat bergantung pada keberadaan pembeli. Ketika masyarakat ramai datang dan bertransaksi, pedagang akan mendapatkan manfaat langsung dari meningkatnya perputaran uang di lingkungan mereka.
Karena itu, dirinya mengajak anggota Dharma Wanita untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut mengambil bagian dalam menghidupkan aktivitas ekonomi di pasar tradisional.
“Kami mengajak seluruh anggota Dharma Wanita dan masyarakat luas untuk bersama-sama meramaikan pasar tradisional, khususnya Pasar Guluk-Guluk,” ujarnya.
Menurut Rina, pilihan masyarakat untuk berbelanja di pasar lokal dapat menjadi bentuk dukungan sederhana terhadap para pedagang dan pelaku usaha kecil.
Gerakan tersebut, kata dia, dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Masyarakat tidak perlu menunggu program besar untuk ikut berkontribusi terhadap penguatan ekonomi lokal.
Di sisi lain, Rina berharap kondisi Pasar Guluk-Guluk ke depan mendapat perhatian melalui perbaikan dan penataan yang lebih baik.
Menurutnya, pasar yang bersih, tertata dan nyaman akan membuat masyarakat semakin tertarik untuk datang. Kondisi itu juga dapat menciptakan suasana perdagangan yang lebih hidup.
“Kami berharap ada perbaikan dan penataan terhadap Pasar Guluk-Guluk agar pasar ini bisa menjadi lebih nyaman dan ramai pengunjung,” ungkap Rina sapaannya.
Lebih lanjut, Ia berharap Pasar Guluk-Guluk nantinya mampu memiliki daya tarik seperti pasar-pasar lain yang ramai dikunjungi masyarakat.
“Kalau pasarnya tertata dan semakin nyaman, tentu masyarakat akan lebih tertarik datang dan berbelanja. Harapannya, Pasar Guluk-Guluk bisa semakin ramai,” pungkasnya.
Kunjungan Ketua Dharma Wanita Kecamatan Guluk-Guluk bersama anggotanya menjadi momentum untuk mengajak masyarakat melihat kembali pentingnya keberadaan pasar tradisional.
Pasar tidak hanya menjadi tempat transaksi antara pedagang dan pembeli. Di dalamnya terdapat mata rantai ekonomi masyarakat yang saling terhubung, mulai dari pedagang, pemasok hingga konsumen.
Karena itu, semakin banyak warga yang berbelanja di Pasar Guluk-Guluk, semakin besar pula peluang perputaran ekonomi dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.
Pesan yang dibawa Rina sederhana, tetapi memiliki dampak luas: menghidupkan ekonomi masyarakat bisa dimulai dengan memilih berbelanja di pasar sendiri.















