OkeDailyJatim – Ada pemandangan menarik di SMAN 1 Gapura, Sumenep, Kamis (1/10/2026). Para siswa antusias menyambut layanan Perpustakaan Keliling (Perpusling).
Armada Perpusling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Sumenep hadir bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Ratusan siswa dan guru tampak menyambut kedatangannya.
Kehadiran Perpusling tidak hanya menjadi sarana hiburan edukatif bagi siswa. Layanan ini juga membuka akses terhadap beragam bahan bacaan yang mendukung kebutuhan belajar dan pengembangan wawasan pelajar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menariknya, sejumlah siswa terlihat serius memilih buku yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Buku tentang metode masuk perguruan tinggi hingga perguruan tinggi ikatan dinas menjadi salah satu bahan bacaan yang banyak dicari.
Pustakawan Ahli Muda Dispusip Sumenep, Drs Syaiful Bahri, menyebut antusiasme tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan bacaan siswa semakin berkembang. Mereka mulai mencari referensi untuk menentukan pendidikan setelah lulus.
“Siswa tidak hanya mencari buku bacaan umum, tetapi juga referensi untuk mempersiapkan diri masuk perguruan tinggi dan ikatan dinas,” kata Syaiful Bahri usai kegiatan kepada media ini, Kamis (01/10/2026).
Menurutnya, kehadiran Perpusling di sekolah menjadi strategi untuk mendekatkan koleksi perpustakaan kepada pelajar. Dengan begitu, siswa dapat memperoleh bahan bacaan tanpa harus datang langsung ke perpustakaan daerah.
“Kami melihat siswa cukup antusias mencari buku metode masuk perguruan tinggi dan perguruan tinggi ikatan dinas sebagai persiapan pendidikan mereka,” ujarnya.
Ia mengatakan, minat siswa terhadap buku persiapan pendidikan lanjutan perlu terus didukung. Koleksi yang sesuai kebutuhan pelajar dinilai dapat membantu mereka memperluas wawasan dan mengenali pilihan pendidikan.
“Perpusling hadir untuk mendekatkan bahan bacaan kepada siswa, termasuk buku yang dapat menunjang persiapan mereka menuju pendidikan yang lebih tinggi,” ungkap Bang Iful sapaannya.
Momentum Hari Kesaktian Pancasila juga dimanfaatkan untuk menguatkan budaya literasi sekaligus menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda melalui aktivitas membaca.
“Kami berharap kebiasaan membaca terus tumbuh, karena buku dapat menambah wawasan, membentuk karakter, dan memperkuat pemahaman nilai-nilai kebangsaan,” pungkasnya.
Program Perpusling tersebut menjadi bagian dari komitmen Dispusip Sumenep dalam memperluas layanan literasi. Sekolah menjadi salah satu sasaran penting agar akses terhadap bahan bacaan semakin dekat dengan pelajar.
Antusiasme siswa SMAN 1 Gapura berburu buku menunjukkan bahwa perpustakaan tetap memiliki peran penting dalam mendukung proses belajar. Termasuk ketika pelajar mulai mempersiapkan pilihan pendidikan setelah lulus sekolah.
Melalui layanan jemput bola tersebut, Dispusip Sumenep berupaya membangun kebiasaan membaca secara berkelanjutan. Buku dihadirkan lebih dekat agar literasi tumbuh menjadi bagian dari keseharian siswa.















