KBC Jadi Gerakan Baru di Sumenep, Pengawas Madrasah Siap Kawal Pendidikan Berbasis Cinta

- Editorial Team

Senin, 28 September 2026 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengawas Madrasah Sumenep Ikrar Kawal KBC, Abdul Wasid: Jangan Berhenti di Seremonial

Pengawas Madrasah Sumenep Ikrar Kawal KBC, Abdul Wasid: Jangan Berhenti di Seremonial

OkeDailyJatim – Seluruh pengawas madrasah di Kabupaten Sumenep berikrar bersama untuk memperkuat pendampingan terhadap implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di madrasah.

Ikrar tersebut dilaksanakan pada Senin (28/9/2026) di Aula Al-Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep dan diikuti pengawas madrasah dari seluruh jenjang pendidikan.

Dalam ikrar tersebut, para pengawas berkomitmen menjalankan pendampingan secara profesional, reflektif, humanis, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan madrasah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komitmen itu kemudian diperkuat melalui gerakan Satu Pengawas Satu Madrasah Piloting. Gerakan ini menjadi langkah kolaboratif untuk mengawal penerapan KBC secara lebih terarah di lingkungan madrasah.

Baca Juga:  Torehkan Prestasi Nasional, MAN Sumenep Bawa Pulang 3 Penghargaan dari EXTRANAS 2026

Melalui pendampingan tersebut, pengawas diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi supervisi, tetapi juga hadir sebagai mitra bagi madrasah dalam menghadapi berbagai tantangan pembelajaran.

Nilai-nilai cinta, kepedulian, kemanusiaan, dan penghargaan terhadap peserta didik diharapkan semakin nyata dalam proses pendidikan di madrasah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, mengapresiasi komitmen seluruh pengawas madrasah yang telah menyatakan kesiapan mengawal implementasi KBC.

“Jangan sampai ikrar ini hanya menjadi seremonial. Harus diwujudkan melalui pendampingan yang nyata dan memberikan perubahan bagi madrasah,” kata H. Abdul Wasid disela kegiatan.

Baca Juga:  Cuaca Sumenep Awal Oktober 2026 Dinamis, BMKG Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Menurut dia, pengawas memiliki posisi strategis dalam memastikan proses pendidikan di madrasah berjalan sesuai arah peningkatan mutu dan pembentukan karakter peserta didik.

Pendampingan yang dilakukan secara konsisten, kata Abdul Wasid, harus mampu membantu guru dan madrasah meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus menghadirkan pendidikan yang lebih humanis.

“Pengawas harus hadir memberikan pendampingan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh madrasah, guru, dan peserta didik,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberhasilan implementasi KBC tidak hanya diukur dari terlaksananya program, tetapi dari perubahan positif yang muncul dalam proses pembelajaran dan lingkungan madrasah.

Komitmen para pengawas tersebut juga menjadi bagian dari penguatan Zona Integritas (ZI) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Disiplin Jadi Kunci, Kemenag Sumenep Tancapkan Komitmen Wujudkan Zona Integritas

“Melalui penguatan tersebut, pelayanan pendidikan diarahkan semakin bersih, mudah, profesional, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas H. Abdul Wasid.

Abdul Wasid berharap sinergi antara pengawas, kepala madrasah, guru, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar transformasi pendidikan di madrasah berjalan secara berkelanjutan.

Dengan gerakan Satu Pengawas Satu Madrasah Piloting, implementasi Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan tidak berhenti pada konsep, tetapi tumbuh menjadi budaya pendidikan yang dirasakan langsung oleh peserta didik dan masyarakat.

Penulis : Mas'udi

Editor : Slamet Bae

Sumber Berita: Okedaily Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini
Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP
Hari Santri 2026 di Sumenep, Gus Kautsar Bongkar Makna Ilmu dan Harta yang Patut Diteladani
FGD RDTR Sumenep Digelar, Bupati Fauzi Minta Semua Pihak Satu Persepsi
Wabup KH. Imam Hasyim Dorong Santri Jadi Penggerak Ekonomi Lewat Santri Entrepreneur 2026

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP

Berita Terbaru