OkeDailyJatim – SDN Pajagalan II Sumenep kembali mencuri perhatian. Dalam Festival Sepeda Hias Kabupaten Sumenep, sekolah ini sukses menyabet Juara Umum dan Terbaik 1.
Prestasi tersebut menjadi bukti kekuatan kreativitas dan kolaborasi. Sekolah, siswa, wali murid, serta tim pendukung bersatu menghadirkan karya yang bukan sekadar indah, tetapi sarat pesan lingkungan.
Mengusung tema “Laut Bebas dari Sampah”, SDN Pajagalan II menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya menjaga laut. Kreativitas itu sekaligus menjadi edukasi lingkungan bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Festival Sepeda Hias menjadi salah satu rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Calendar of Event Sumenep 2026. Peserta menampilkan kreasi terbaik yang memeriahkan jalanan Kota Sumenep.
Iring-iringan SDN Pajagalan II bergerak dari depan Rumah Dinas Bupati Sumenep menuju garis finis di sebelah timur Alun-Alun. Antusiasme warga mengiringi setiap langkah peserta.
Tak sekadar menghias sepeda, tim SDN Pajagalan II memanfaatkan botol bekas, koran, gabus, dan material daur ulang. Limbah tersebut disulap menjadi ornamen laut yang atraktif dan penuh makna.
Kepala SDN Pajagalan II Sumenep, Hudi Susila, S.Pd., mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang mengantarkan sekolahnya meraih prestasi ganda dalam festival tersebut.
“Festival sepeda hias menjadi ruang kreativitas siswa mengolah limbah menjadi karya seni. Terima kasih kepada wali murid dan tim atas kolaborasi luar biasa.” kata Hudi kepada media ini.
Ia menegaskan, kemenangan tersebut bukan hanya tentang piala. Lebih jauh, prestasi itu menunjukkan bahwa pendidikan dapat membangun kreativitas, karakter, kepedulian, dan semangat gotong royong melalui pengalaman nyata.
“Juara umum dan terbaik satu bukan sekadar penghargaan, tetapi bukti bahwa kolaborasi sekolah dan orang tua mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.” ujarnya.
Menurut Hudi, pesan lingkungan menjadi kekuatan utama karya tersebut. Sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai justru mampu diubah menjadi media seni sekaligus sarana menyampaikan kepedulian terhadap laut.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa barang bekas bisa bernilai ketika diolah dengan kreativitas, sekaligus mengajarkan pentingnya menjaga lingkungan sejak dini.” tutup Hudi sapaannya.
Kemenangan double winner SDN Pajagalan II menjadi kado istimewa dalam HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa kreativitas sederhana dapat menjelma menjadi karya spektakuler.
Dari sebuah sepeda hias, SDN Pajagalan II membawa pesan besar: menjaga lingkungan bukan sekadar slogan. Ketika kreativitas dan gotong royong bergerak bersama, prestasi pun mampu lahir dengan gemilang.










