Samsat Sumenep Andalkan Program Samsat Ka Sakola untuk Tingkatkan PAD dan Kepatuhan Wajib Pajak

- Editorial Team

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua UPT PPD Sumenep Samtiono SH MH Saat Mengedukasi Pelajar di Program Samsat Ka Sakolah

Ketua UPT PPD Sumenep Samtiono SH MH Saat Mengedukasi Pelajar di Program Samsat Ka Sakolah

SUMENEP, OkeDailyJatim – UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Sumenep atau Samsat Sumenep terus mengintensifkan berbagai strategi untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Tak hanya fokus pada peningkatan pelayanan, Samsat Sumenep juga menanamkan budaya sadar pajak kepada generasi muda sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah.

Langkah tersebut diwujudkan melalui evaluasi program secara berkala, peningkatan kualitas pelayanan, serta pelaksanaan program Samsat Ka Sakola yang menyasar pelajar SMP, SMA, SMK, madrasah, pondok pesantren hingga mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala UPT PPD Sumenep, Samtiono, SH., MH., mengatakan seluruh program yang dijalankan terus dipantau agar memberikan hasil nyata terhadap peningkatan penerimaan daerah.

“Kami terus melakukan evaluasi terhadap setiap program yang dijalankan. Tujuannya agar setiap langkah yang kami lakukan benar-benar efektif, mampu menjawab berbagai kendala di lapangan, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sumenep,” kata Samtiono SH MH kepada media ini, Selasa (28/07/2026)

Menurutnya, peningkatan PAD tidak hanya bergantung pada pelayanan administrasi perpajakan yang cepat dan mudah. Yang tidak kalah penting adalah membangun kesadaran masyarakat mengenai arti penting membayar pajak kendaraan bermotor.

Baca Juga:  Kejari Sumenep Musnahkan Barang Bukti 43 Perkara Inkracht, Ratusan Gram Sabu hingga Ribuan Pil Dimusnahkan

Melalui program Samsat Ka Sakola, pihaknya memberikan edukasi langsung kepada kalangan pelajar mengenai fungsi pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan daerah.

“Kami ingin membangun karakter generasi muda yang sadar pajak sejak usia sekolah. Edukasi ini bukan hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menanamkan tanggung jawab sebagai warga negara bahwa pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” jelasnya.

Ia menegaskan, strategi edukasi tersebut diyakini akan menjadi fondasi kuat dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak di masa mendatang. Semakin tinggi tingkat kesadaran masyarakat, semakin besar pula potensi peningkatan PAD yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Rutan Sumenep Jadikan Hari Anak Nasional 2026 Momentum Bangun Generasi Emas Indonesia

Ia optimistis sinergi antara pelayanan yang semakin modern, pendekatan edukatif, serta dukungan seluruh elemen masyarakat akan membawa dampak positif terhadap penerimaan daerah.

“Komitmen kami adalah terus menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Di saat yang sama, kami akan terus memperluas edukasi agar kesadaran membayar pajak tumbuh menjadi budaya bersama. Dengan begitu, PAD Kabupaten Sumenep akan semakin kuat dan pembangunan daerah dapat berjalan lebih cepat demi kesejahteraan masyarakat,” tegas Samtiono SH, MH.

Melalui berbagai inovasi tersebut, Samsat Sumenep berharap tingkat kepatuhan wajib pajak terus meningkat dari tahun ke tahun. Optimalisasi penerimaan PKB dan BBNKB diharapkan menjadi salah satu pilar utama dalam memperkuat Pendapatan Asli Daerah sekaligus mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Game Panca Cinta Warnai Matamuda, Bunda MODIS Kemenag Sumenep Perkuat Karakter Anak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar
Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam
21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini
Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP
Hari Santri 2026 di Sumenep, Gus Kautsar Bongkar Makna Ilmu dan Harta yang Patut Diteladani

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh

Berita Terbaru