OkeDailyJatim – Di tengah padatnya aktivitas warga, suasana berbeda terasa di kawasan Simpang Tiga sisi timur Polresta Sumenep, Jumat (2/10/2026). KBS Sumenep hadir membawa 102 nasi BUNGTURAT untuk dibagikan kepada masyarakat.
Aksi tersebut dilakukan langsung para relawan KBS Sumenep. Satu per satu nasi dibagikan kepada warga dan pengguna jalan yang melintas sebagai wujud kepedulian sosial kepada masyarakat.
Program BUNGTURAT atau Bungkus Tujuan Akhirat menjadi bagian dari kegiatan berbagi yang rutin dilakukan KBS Sumenep. Gerakan ini menghadirkan manfaat melalui cara sederhana dan langsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua KBS Sumenep, Akhmad Sahruddin SH, mengatakan pembagian nasi BUNGTURAT merupakan bentuk kepedulian yang terus dijaga bersama para relawan.
“Alhamdulillah, hari ini kami kembali membagikan 102 nasi BUNGTURAT kepada masyarakat. Semoga makanan ini bermanfaat dan membawa kebahagiaan bagi para penerima,” kata Akhmad Sahruddin SH, Jum’at (02/10/2026).
Menurut Akhmad, nilai utama kegiatan tersebut bukan hanya terletak pada makanan yang dibagikan. Ada pesan kemanusiaan yang ingin terus dirawat melalui setiap aksi berbagi.
“Bagi kami, sebungkus nasi bukan sekadar makanan. Di dalamnya ada kepedulian, kebersamaan, dan pesan agar semangat berbagi terus tumbuh di tengah masyarakat Sumenep,” ujarnya.
Pembagian berlangsung sederhana dan tertib. Relawan KBS Sumenep menyapa warga yang melintas, kemudian menyerahkan nasi BUNGTURAT sebagai bentuk perhatian kepada sesama.
Bagi KBS Sumenep, gerakan sosial tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Sebuah tindakan sederhana pun dapat menjadi jalan untuk menghadirkan manfaat bagi orang lain.
Akhmad menuturkan, keberlanjutan program BUNGTURAT tidak terlepas dari dukungan para donatur dan relawan. Dukungan tersebut menjadi kekuatan bagi kegiatan berbagi yang dilakukan secara rutin.
“Kami berharap BUNGTURAT terus berjalan dan menginspirasi lebih banyak orang untuk berbagi sesuai kemampuan. Semoga setiap kebaikan menjadi manfaat bagi sesama warga,” tutup Akhmad Sahruddin SH.
Sebanyak 102 nasi BUNGTURAT akhirnya berpindah tangan kepada masyarakat yang melintas. Jumlah tersebut menjadi bagian dari ikhtiar KBS Sumenep menghadirkan kepedulian melalui aksi nyata.
Dari pinggir jalan, pesan sederhana itu kembali disampaikan: berbagi tidak harus menunggu berlebih. Kepedulian dapat dimulai dari apa yang dimiliki dan dilakukan dengan ketulusan.
KBS Sumenep berharap semangat tersebut terus tumbuh di tengah masyarakat. Sebab, setiap kebaikan yang dilakukan bersama berpeluang menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi sesama.















