OkeDailyJatim – Sebanyak 84 siswa SD Integral Lukman Al-Hakim Sumenep mengikuti kegiatan outing class di Markas Yonif TP 931/KJ, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran di luar kelas untuk mengenalkan dunia militer, kedisiplinan, kemandirian, serta semangat cinta Tanah Air sejak dini.
Rombongan yang didampingi enam guru tiba di markas sekitar pukul 08.30 WIB. Kedatangan mereka disambut Dr. Lettu Ckm (K) Syafitri Khadijah bersama para prajurit yang berbaris membentuk syaf. Suasana semakin meriah dengan yel-yel yang dipimpin Serda Kevin.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan di aula melalui penampilan hadroh dan pemutaran video profil satuan. Para siswa juga mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme kegiatan dari Letda Inf Khairul Umam sebelum mengikuti sesi foto bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah acara di aula, para siswa menyaksikan peragaan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang dipimpin Srk Supriadi. Peragaan tersebut memperkenalkan pentingnya kedisiplinan, kekompakan, dan kepatuhan terhadap aturan dalam kehidupan sehari-hari.
Danyonif TP 931/KJ Letkol Inf Aditya Danang Putranto menekankan pentingnya kegiatan edukatif di luar sekolah sebagai sarana untuk memperluas wawasan sekaligus membangun karakter generasi muda. Melalui pengalaman langsung, siswa diharapkan dapat mengenal nilai kedisiplinan dan kebersamaan sejak dini.
“Kami menyambut baik kegiatan outing class ini sebagai sarana edukasi bagi para siswa. Melalui kunjungan langsung ke satuan, anak-anak dapat mengenal kedisiplinan, kebersamaan, serta nilai-nilai kebangsaan sejak dini.” kata Danyonif Letkol Inf Aditya Danang Putranto usai kegiatan kepada media ini.

Para siswa kemudian mengunjungi stan pengenalan senjata, perlengkapan pertanian, dan pakaian seragam TNI. Dengan pendampingan prajurit, mereka berkesempatan melihat berbagai perlengkapan secara langsung sekaligus memperoleh pengetahuan baru tentang lingkungan militer.
Menurut Danyonif, pengenalan lingkungan militer kepada pelajar bukan sekadar memberikan pengalaman baru. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk menanamkan nilai tanggung jawab, kepatuhan terhadap aturan, dan pentingnya kerja sama dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap pengalaman yang diperoleh para siswa di sini dapat menjadi pembelajaran positif. Nilai disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama merupakan bekal penting dalam membentuk karakter generasi muda.” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke sejumlah pos tematik secara bergiliran. Siswa kelas 1 mengunjungi kompi pertanian, kelas 2 menuju kompi peternakan, kelas 3 mendatangi area kolam lele, sedangkan kelas 4 mengunjungi area PSM.
Kunjungan dilakukan menggunakan sistem rotasi searah jarum jam setiap lima menit. Melalui kegiatan tersebut, siswa berkesempatan mengenal secara langsung aktivitas pertanian, peternakan, dan perikanan yang dikembangkan di lingkungan satuan.
Danyonif juga menilai pengenalan berbagai bidang tersebut dapat memberikan wawasan tambahan bagi siswa mengenai kemandirian dan pemanfaatan potensi lingkungan. Pembelajaran langsung diharapkan membuat anak-anak lebih mudah memahami beragam kegiatan produktif di luar sekolah.

“Pengenalan pertanian, peternakan, dan perikanan ini diharapkan dapat menambah wawasan anak-anak. Kami ingin mereka memahami pentingnya kemandirian, ketekunan, dan semangat belajar untuk meraih masa depan.” ungkap Danyonif Letkol Inf Aditya Danang Putranto.
Menjelang penutupan, seluruh siswa, guru pendamping, dan prajurit berkumpul di depan aula untuk mengikuti sesi foto bersama. Rombongan kemudian meninggalkan markas sekitar pukul 10.20 WIB menggunakan tiga unit truk Canter. Rangkaian pengantaran berakhir sekitar pukul 10.30 WIB.
Danyonif berharap kegiatan serupa dapat terus membuka ruang interaksi positif antara TNI, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendukung pembentukan generasi muda yang berkarakter, memiliki semangat kebangsaan, serta peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Kami berharap sinergi antara TNI dan dunia pendidikan terus terjalin dengan baik. Melalui kegiatan edukatif seperti ini, kami ingin turut mendukung lahirnya generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan mencintai Tanah Air.” pungkasnya.
Kegiatan outing class di Yonif TP 931/KJ menjadi kesempatan bagi para siswa untuk memperluas pengetahuan melalui pembelajaran langsung. Selain mengenal lingkungan militer, mereka juga memperoleh pengalaman mengenai kedisiplinan, kemandirian, dan pentingnya menjaga kebersamaan.
Melalui kegiatan tersebut, nilai nasionalisme dan karakter positif diharapkan tumbuh sejak usia dini. Interaksi antara prajurit, siswa, dan tenaga pendidik juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan TNI dengan dunia pendidikan.















