JOMBANG, OkeDailyJatim – Suasana Pondok Pesantren Al Bisri, Denanyar, Jombang, menjadi titik temu konsolidasi keluarga besar Pagar Nusa Jawa Timur, Minggu (26/7/2026).
Melalui Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil), para pimpinan cabang dari berbagai daerah menyatukan langkah menghadapi agenda besar organisasi, mulai dari Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) X hingga persiapan pengamanan Muktamar Nahdlatul Ulama.
Salah satu delegasi yang hadir adalah Pimpinan Cabang (PC) Pagar Nusa Kabupaten Sumenep. Kehadiran mereka menjadi bagian dari komitmen memperkuat sinergi antarcabang sekaligus memastikan kesiapan personel dalam mendukung agenda strategis Pagar Nusa dan Nahdlatul Ulama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rakorwil menghasilkan sejumlah keputusan penting. Selain mematangkan pelaksanaan Kejurwil X yang direncanakan digelar di Kabupaten Banyuwangi, forum juga membahas pelaksanaan Ijazah Kubro serta penggemblengan Pasukan Inti Pagar Nusa sebagai bekal peningkatan disiplin, loyalitas, dan kesiapsiagaan personel.
Perhatian terbesar tertuju pada persiapan pengamanan Muktamar Nahdlatul Ulama. Sekitar seribu personel Pasukan Inti Pagar Nusa diproyeksikan diterjunkan untuk membantu menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Sumenep, Drs. KH. Muis Ali Wafa, menegaskan bahwa seluruh kader harus mengedepankan pengabdian dan kedisiplinan dalam menjalankan amanah organisasi.
“Kami siap mengawal amanah organisasi dengan disiplin, santun, profesional, serta menjaga marwah Nahdlatul Ulama demi suksesnya seluruh rangkaian kegiatan Muktamar.” kata KH. Muiz Ali Wafa kepada media ini disela-sela kegiatan, Minggu (26/07/2026)
Selain aspek pengamanan, Rakorwil juga memastikan kesiapan Lembaga Ketabiban Pagar Nusa untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada para masyayikh, kiai sepuh, dan tamu kehormatan selama pelaksanaan kegiatan.
Dalam arahannya, Ketua Pengurus Wilayah Pagar Nusa Jawa Timur menegaskan bahwa keberhasilan Muktamar bukan hanya diukur dari kelancaran acara, tetapi juga soliditas seluruh kader dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kekhidmatan kegiatan.
“Soliditas seluruh kader menjadi kunci menghadirkan pengamanan yang humanis, terukur, dan mampu memberikan rasa aman bagi seluruh peserta Muktamar.” ujarnya tegas.
Melalui Rakorwil ini, Pagar Nusa Jawa Timur menegaskan tekadnya untuk terus memperkuat koordinasi lintas daerah, meningkatkan kualitas sumber daya personel, serta memastikan seluruh agenda organisasi berjalan aman, tertib, dan membawa manfaat bagi Nahdlatul Ulama serta masyarakat luas.










