OkeDailyJatim – Drama menegangkan mewarnai partai puncak KOBASMANSA XVII 2026. SMAN 1 Sumenep tampil sebagai raja basket pelajar setelah tim putra dan putri sukses mengangkat trofi juara dalam kompetisi bergengsi tersebut.
Kemenangan tim putra terasa begitu istimewa. Sempat tertinggal 17-20 dari SMAN 3 Pamekasan saat laga menyisakan tiga menit, SMAN 1 Sumenep mampu membalikkan keadaan melalui permainan penuh determinasi hingga akhir pertandingan.
Pertandingan semakin panas ketika SMAN 1 Sumenep berhasil menyamakan kedudukan menjadi 20-20 lewat tembakan tiga angka. Momentum itu menjadi titik balik bagi tuan rumah untuk meningkatkan tekanan dan mengubah jalannya pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat waktu pertandingan hampir habis, satu tembakan jarak jauh kembali menggetarkan papan skor. Tiga angka tambahan membawa SMAN 1 Sumenep berbalik unggul 23-20 atas SMAN 3 Pamekasan hingga peluit panjang memastikan kemenangan.
Head coach SMAN 1 Sumenep, Bambang Priambudi, mengaku kemenangan tersebut terasa emosional. Ia menilai mental bertanding para pemain menjadi pembeda ketika tim berada dalam tekanan dan harus mengejar ketertinggalan pada menit-menit akhir.
“Alhamdulillah, saya bangga sekaligus terharu melihat perjuangan anak-anak. Final putra sangat menegangkan, tetapi mereka tetap percaya diri dan berjuang tanpa menyerah sampai peluit panjang berbunyi,” kata Bambang, Senin (05/10/2026).
Pelatih yang akrab disapa Pak Aprik itu menegaskan, kemenangan bukan hanya hasil dari kemampuan teknis. Menurutnya, semangat, keberanian mengambil keputusan, dan karakter petarung menjadi modal penting untuk menaklukkan pertandingan yang berlangsung ketat.
“Anak-anak menunjukkan karakter petarung sejati. Terima kasih atas perjuangan kalian selama kompetisi. Jangan pernah berhenti berjuang sebelum pertandingan benar-benar berakhir, karena peluang selalu terbuka hingga detik terakhir,” ujarnya.
Keberhasilan tim putra semakin lengkap karena tim putri SMAN 1 Sumenep lebih dahulu memastikan gelar juara. Dalam partai final kategori SMA putri, mereka menghadapi MAN Sumenep dalam laga derby yang berlangsung sengit dan menarik perhatian penonton.
SMAN 1 Sumenep akhirnya mengakhiri perlawanan MAN Sumenep dengan kemenangan 27-17. Hasil tersebut memastikan dua tim kebanggaan sekolah itu sama-sama menjadi juara, sekaligus membawa pulang dua trofi KOBASMANSA XVII 2026.
Kepala SMAN 1 Sumenep, Drs. Sirajumunir, M.Pd., memberikan apresiasi kepada seluruh pemain, pelatih, panitia, sponsor, dan peserta. Ia menilai keberhasilan KOBASMANSA tidak lepas dari dukungan banyak pihak.
“Kami berterima kasih kepada seluruh sponsor, panitia, peserta, dan semua pihak yang telah mendukung KOBASMANSA XVII. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan sukses, tertib, dan lancar,” ujar Sirajumunir.
Menurut Sirajumunir, KOBASMANSA bukan sekadar arena perebutan gelar juara. Kompetisi tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk mengasah kemampuan, membangun sportivitas, memperkuat mental bertanding, sekaligus membuka jalan menuju prestasi olahraga yang lebih tinggi.
“KOBASMANSA kami harapkan terus berkembang menjadi wadah pembinaan atlet muda. Semoga kompetisi ini melahirkan talenta basket dari Madura yang mampu berprestasi bukan hanya di tingkat daerah, tetapi juga provinsi hingga nasional,” harapnya.
KOBASMANSA XVII 2026 mempertandingkan empat kategori, yakni SMP putra, SMP putri, SMA putra, dan SMA putri. Ajang tersebut mempertemukan tim-tim pelajar dengan semangat kompetisi sekaligus menjadi panggung regenerasi atlet basket muda.
Pada kategori SMP putra, SMP Negeri 1 Sumenep A keluar sebagai juara pertama. SMPIT Al Hidayah menempati posisi kedua, sedangkan SMPK Santo Thomas berada di peringkat ketiga dan SMPN 1 Sumenep D sebagai peringkat keempat.
Kategori SMP putri menjadi milik SMP Negeri 1 Sumenep C. Posisi kedua ditempati SMP Negeri 2 Sumenep A, kemudian SMPN 1 Gapura A di peringkat ketiga dan SMP Negeri 2 Pamekasan B berada di posisi keempat.
Untuk kategori SMA putra, SMAN 1 Sumenep A berhasil menjadi kampiun. SMAN 3 Pamekasan harus puas sebagai juara kedua, sementara MAN Sumenep berada di posisi ketiga dan SMAN 2 Sumenep menempati peringkat keempat.
Sementara itu, SMAN 1 Sumenep B keluar sebagai juara kategori SMA putri. MAN Sumenep A menjadi runner-up, disusul MAN Sumenep B dan SMAN 1 Sumenep A pada posisi ketiga serta keempat.
Rangkaian KOBASMANSA XVII 2026 kemudian ditutup dengan penyerahan trofi, uang pembinaan, dan sertifikat kepada para pemenang. Prosesi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan seluruh tim yang telah bertanding sepanjang kompetisi.
Penutupan berlangsung simbolis melalui pemukulan gong oleh Kepala SMAN 1 Sumenep bersama Ketua PERBASI Sumenep dan Ketua KONI Sumenep. Momen tersebut menandai berakhirnya kompetisi yang sekaligus meninggalkan cerita manis bagi tuan rumah.
Dua gelar juara yang diraih SMAN 1 Sumenep menjadi penutup sempurna KOBASMANSA XVII 2026. Bukan sekadar trofi, prestasi tersebut mempertegas ambisi SMANSA Sumenep dalam membangun tradisi prestasi dan regenerasi atlet basket pelajar.















