Sambung Roso di Ganding, Kapolresta Sumenep Buka Pintu Aspirasi Warga: Kamtibmas Dimulai dari Desa

- Editorial Team

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 02:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Sambung ROSO Kapolresta Kombes Pol Ariek Indra Sentanu di Kecamatan Ganding Sumenep, Jum'at (28/08/2026)

Suasana Sambung ROSO Kapolresta Kombes Pol Ariek Indra Sentanu di Kecamatan Ganding Sumenep, Jum'at (28/08/2026)

OkeDailyJatim – Keamanan dan ketertiban masyarakat tidak lahir hanya dari patroli polisi. Di tingkat desa, komunikasi dan kepedulian bersama menjadi benteng awal untuk mencegah persoalan berkembang menjadi konflik.

Pesan itu mengemuka saat Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., menggelar Sambung Roso bersama Forkopimcam dan tokoh masyarakat Kecamatan Ganding, Jumat (28/08/2026) malam.

Forum tersebut berlangsung di Pendopo Kecamatan Ganding. Aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan unsur masyarakat duduk bersama membicarakan kondisi keamanan serta berbagai persoalan yang berkembang di wilayah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Ariek, pertemuan dengan masyarakat bukan sekadar agenda formal. Sambung Roso menjadi ruang untuk membuka komunikasi secara langsung, mendengar suara warga, sekaligus mencari solusi bersama terhadap persoalan yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

“Saya tidak menutup diri. Masyarakat silakan menyampaikan masukan, keluhan, dan aspirasi agar setiap persoalan kita cari solusinya bersama,” kata Kombes Pol Ariek Indra Sentanu disela-sela kegiatan.

Baca Juga:  40 Tahun Lebih Mengabdi, Kadis Perikanan Sumenep Pimpin Apel Terakhir sebagai ASN

Kapolresta Sumenep menilai keterbukaan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan. Informasi dari warga dinilai dapat membantu kepolisian melakukan langkah pencegahan secara lebih cepat dan tepat.

Karena itu, Ariek mendorong penguatan sistem keamanan lingkungan di setiap desa. Ia meminta seluruh elemen tidak menunggu persoalan membesar sebelum mengambil langkah penyelesaian.

Salah satu yang ditekankan adalah optimalisasi peran tiga pilar, yakni pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa. Ketiganya diharapkan mampu menjadi penghubung utama dalam menyelesaikan persoalan masyarakat di tingkat desa.

“Tiga pilar harus bergerak bersama. Persoalan di desa diselesaikan sejak dini melalui komunikasi, sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” ujarnya.

Kapolresta juga mengajak seluruh kepala desa di Kecamatan Ganding menyamakan persepsi dalam menjaga keamanan. Menurutnya, perbedaan langkah antarelemen justru dapat membuka ruang bagi munculnya gangguan kamtibmas.

Kesamaan visi antara kepolisian, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga menjadi modal penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, damai, serta kondusif.

Baca Juga:  Kursi Kadis Perikanan Sumenep Belum Terisi, Pemkab Siapkan Skema Manajemen Talenta

“Mari satukan persepsi, satu langkah, dan satu tujuan dalam menjaga kamtibmas. Keamanan kuat jika semua unsur memiliki kepedulian yang sama,” tegas Kapolresta Sumenep, Kombes Pol Ariek Indra Sentanu.

Selain membangun sinergi keamanan, Kapolresta Sumenep membuka ruang pengaduan bagi masyarakat. Warga diminta tidak ragu menyampaikan informasi tindak pidana maupun keluhan terkait pelayanan dan perilaku anggota Polri.

Menurut Ariek, keterbukaan laporan masyarakat penting untuk memperkuat pengawasan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian. Setiap informasi dapat menjadi bahan evaluasi bagi institusi Polri.

“Kami ingin masyarakat berani menyampaikan informasi dan pengaduan. Masukan warga menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan dan kepercayaan publik,” pungkasnya.

Kegiatan Sambung Roso turut dihadiri Kasat Binmas Polresta Sumenep Kompol Akh. Jauhari Anwar, Kasat Reskrim Kompol Bambang Tri Sutrisno, S.H., Kasat Resnarkoba Kompol Mohammad Sjaiful, S.H., serta sejumlah pejabat utama Polresta Sumenep.

Hadir pula Kapolsek Ganding AKP Achmad Supriyadi, S.H., M.H., Camat Ganding Abdul Khalid, S.Sos., M.Si., Danramil Ganding yang diwakili Serma Misriyadi, Ketua MUI Ganding KH. A. Bustomi Amin, Ketua MWCNU Ganding Ustadz Abd. Syakur Saleh, para kepala desa, serta tokoh agama dan masyarakat.

Baca Juga:  Dermaga Dinilai Jadi Kunci Dongkrak PAD, Kepala UPTD Terminal Sumenep Ajukan Usulan Strategis

Camat Ganding Abdul Khalid menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum tersebut. Ia menilai pertemuan langsung antara aparat kepolisian dan masyarakat dapat memperkuat komunikasi serta membangun kesamaan langkah dalam menjaga wilayah.

Memasuki sesi diskusi, suasana berlangsung akrab dan terbuka. Para peserta menyampaikan berbagai masukan, aspirasi, serta harapan kepada Kapolresta Sumenep terkait keamanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Ganding.

Forum itu sekaligus memperlihatkan bahwa menjaga kamtibmas membutuhkan kerja bersama. Polisi hadir sebagai pengayom dan pelindung, sementara masyarakat menjadi mata dan telinga dalam mendeteksi persoalan sejak dari lingkungan masing-masing.

Sambung Roso kemudian ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah. Dari forum tersebut, Polresta Sumenep kembali menegaskan komitmennya membangun kedekatan dengan masyarakat demi menciptakan Kabupaten Sumenep yang aman dan kondusif.

Facebook Comments Box

Penulis : Zahid Badri

Editor : Thaifur Rasyid

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepedulian Camat Gayam di Balik Penyaluran BLT DD untuk Warga Tuna Netra
Guru Jadi Garda Integritas, Kemenag Sumenep Dorong Pelayanan Bersih dan Transparan
Bidang PAUD dan PNF Disdik Sumenep Kebut Regulasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
Kadisdik Sumenep Dorong Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah untuk Perkuat Fondasi Anak
Kenaikan Pangkat ASN Kemenag Sumenep Bukan Sekadar Hak, Abdul Wasid: Ada Amanah dan Integritas yang Terselip
Wabup Sumenep Hadiri Haul Syuhada Kemerdekaan KH Abdullah Sajjad, Kobarkan Semangat Perjuangan Ulama
Dinsos P3A Sumenep dan Baznas Responsif Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Puting Kencang
Tak Lagi 6 Hari, SamKling Sumenep Kini Buka Layanan hingga Minggu Malam demi Dongkrak PKB 2026

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:57 WIB

Kepedulian Camat Gayam di Balik Penyaluran BLT DD untuk Warga Tuna Netra

Selasa, 8 September 2026 - 10:24 WIB

Guru Jadi Garda Integritas, Kemenag Sumenep Dorong Pelayanan Bersih dan Transparan

Selasa, 8 September 2026 - 07:32 WIB

Bidang PAUD dan PNF Disdik Sumenep Kebut Regulasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

Selasa, 8 September 2026 - 07:27 WIB

Kadisdik Sumenep Dorong Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah untuk Perkuat Fondasi Anak

Senin, 7 September 2026 - 08:29 WIB

Kenaikan Pangkat ASN Kemenag Sumenep Bukan Sekadar Hak, Abdul Wasid: Ada Amanah dan Integritas yang Terselip

Berita Terbaru