OkeDailyJatim – Polisi tak selalu hadir dengan wajah tegas. Di tengah anak-anak, polisi bisa tampil ramah untuk menanamkan budaya tertib lalu lintas sejak dini.
Satlantas Polresta Sumenep menghadirkan program Polisi Sahabat Anak di Mapolresta Sumenep, Senin (21/9/2026). Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB.
Program tersebut menjadi ruang edukasi untuk mengenalkan keselamatan berlalu lintas dengan pendekatan yang lebih dekat, humanis, dan mudah dipahami oleh anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasat Lantas Polresta Sumenep Kompol Eko Aprianto, S.I.K., M.H., menjadi perwira pengendali kegiatan yang melibatkan personel Kamsel Satlantas.
Dalam kegiatan itu, petugas juga memberikan sarana kontak berupa tas dan helm sebagai bagian dari edukasi keselamatan lalu lintas kepada anak.
“Polisi Sahabat Anak menjadi cara kami mengenalkan keselamatan berlalu lintas dengan pendekatan yang ramah dan menyenangkan sejak dini.” kata Kompol Eko Aprianto, Senin (21/09/2026).
Pesan keselamatan tidak hanya disampaikan melalui aturan. Kedekatan dengan anak menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini.
“Kami ingin anak-anak mengenal polisi sebagai sahabat sekaligus memahami pentingnya keselamatan ketika berada di jalan.” ujarnya.
Pengenalan keselamatan sejak dini diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif. Anak pun dapat membawa pesan tersebut ke lingkungan keluarga dan masyarakat.
“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dikenalkan kepada anak melalui edukasi yang sederhana dan mudah dipahami.” tegas Kompol Eko Aprianto.
Pemberian tas dan helm menjadi bagian dari pendekatan komunikatif Satlantas Polresta Sumenep. Pesan keselamatan pun disampaikan dengan cara yang lebih dekat.
“Kami berharap edukasi ini menjadi bekal bagi anak untuk tumbuh sebagai generasi yang peduli terhadap ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.” tandasnya.
Kegiatan Polisi Sahabat Anak berlangsung aman, tertib, dan lancar. Satlantas Polresta Sumenep terus mendorong terciptanya budaya berlalu lintas yang humanis.
Langkah tersebut sejalan dengan semangat Mahameru Lantas, yakni mewujudkan harmoni masyarakat yang empati, responsif, dan unggul dalam berlalu lintas.
Melalui edukasi yang dimulai sejak usia dini, Satlantas Polresta Sumenep berupaya membangun generasi yang memahami bahwa keselamatan adalah kebutuhan bersama.
Penulis : Mas'udi
Editor : Slamet Bae
Sumber Berita: Okedaily Jatim















