“Yang terpenting bukan banyaknya pengurus, tetapi hadirnya kader yang siap bekerja, berkolaborasi, dan menghadirkan manfaat nyata bagi warga Nahdliyin serta masyarakat luas,” pungkas Hantok.
Melalui konsolidasi tersebut, MWCNU Kota Sumenep menargetkan seluruh kepengurusan lembaga segera rampung sehingga pelaksanaan program prioritas dapat dimulai tanpa hambatan.
Dengan penguatan kelembagaan, organisasi berharap mampu menghadirkan pelayanan yang lebih luas di bidang keagamaan, pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat selama masa khidmat 2026–2031.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Supriyadi Prayitno
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: OkeDailyJatim










