“Jangan sampai ada program yang keluar dari visi dan misi MWCNU. Semua kegiatan harus mendukung tujuan besar organisasi,” tegasnya.
Dalam arah kebijakan lima tahun ke depan, MWCNU Kota Sumenep menetapkan dua sektor sebagai fokus utama, yakni penguatan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi umat.
Kedua bidang tersebut dinilai menjadi kebutuhan mendasar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat kemandirian warga Nahdliyin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Agar pelaksanaan program berjalan efektif, setiap lembaga akan mendapatkan pendampingan dari dua pengurus harian yang bertugas sebagai pembina.
Skema tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi, mempercepat pengambilan keputusan, serta memastikan seluruh program berjalan sesuai target organisasi.
Hantok juga meminta seluruh ketua dan sekretaris dari 12 lembaga segera menyusun struktur kepengurusan dengan melibatkan kader-kader terbaik yang memiliki dedikasi tinggi dan kesiapan mengabdi.
“Kami tidak ingin struktur lembaga terlalu gemuk. Yang kami butuhkan adalah kader yang ikhlas berkhidmat, memiliki semangat mengabdi, dan mampu menyediakan waktu untuk menjalankan amanah organisasi,” katanya.
Ia menambahkan, kekuatan organisasi tidak ditentukan oleh banyaknya nama dalam struktur, melainkan oleh kualitas sumber daya manusia yang benar-benar siap bekerja untuk kepentingan umat.
Penulis : Supriyadi Prayitno
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










