Pihaknya berharap capaian tersebut tidak berhenti pada penghargaan. Menurutnya, prestasi itu harus menjadi pemacu semangat siswa untuk terus mengembangkan kreativitas dan keterampilan.
“Semoga prestasi di Lamongan menjadi motivasi bagi siswa untuk terus berinovasi dan berkarya. Kami ingin prestasi ini menjadi langkah untuk mencapai capaian yang lebih besar,” tambahnya.
EXTRANAS ke-8 tahun ini mengangkat tema “Berdaya Saing Global, Berkarakter Lokal”. Tema tersebut menjadi pesan penting bagi madrasah untuk terus mengembangkan kompetensi siswa tanpa meninggalkan karakter dan kearifan lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi MAN Sumenep, keikutsertaan dalam ajang tersebut bukan hanya menjadi kesempatan untuk meraih penghargaan. EXTRANAS juga menjadi ruang bagi siswa untuk menguji kemampuan dan menunjukkan karya di hadapan peserta dari berbagai daerah.
Sisi lain, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, H. Abdul Wasid, mengapresiasi capaian yang diraih kontingen MAN Sumenep. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan potensi besar yang dimiliki madrasah.
“Kami mengapresiasi perjuangan siswa, guru pembimbing, dan seluruh keluarga besar MAN Sumenep. Tiga penghargaan ini menunjukkan madrasah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional,” kata Abdul Wasid.
Dirinya berharap prestasi tersebut dapat menjadi energi positif untuk meningkatkan kualitas pendidikan madrasah. Pengembangan akademik, keterampilan, kreativitas, dan karakter dinilai harus berjalan secara beriringan.
“Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan siswa. Madrasah harus mampu melahirkan generasi yang unggul, kreatif, berkarakter, dan siap bersaing,” jelasnya.
Keberhasilan MAN Sumenep di EXTRANAS 2026 sekaligus mempertegas peran pendidikan madrasah dalam mencetak generasi yang memiliki kompetensi beragam.
Penulis : Mas'udi
Editor : Slamet Bae
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















