“Kepala madrasah harus mengikuti era digital. Transformasi teknologi menjadi penguat Zona Integritas dan mempercepat hadirnya layanan pendidikan berkualitas.” ungkap Abdul Wasid.
Ia menegaskan digitalisasi bukan sekadar mengikuti tren. Teknologi harus dipakai untuk memangkas proses layanan, memperluas akses, dan memberi manfaat bagi siswa.
“Jangan sampai madrasah tertinggal. Hadirkan layanan yang mudah, cepat, berkualitas, dan memberi dampak nyata bagi peserta didik serta masyarakat.” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembinaan itu diharapkan menjadi pemantik perubahan di madrasah. Penguatan SDM, inovasi, kinerja, dan teknologi perlu bergerak bersama demi layanan berdampak.
Langkah tersebut memperkuat komitmen Kemenag Sumenep membangun Zona Integritas. Madrasah didorong semakin profesional, adaptif, transparan, dan responsif.
Penulis : Sahid Badri
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2















