Jembatan Karang Sumenep Resmi Dibuka, Bakti TNI AD Hadirkan Akses Baru dan Harapan bagi Warga Mandala

- Editorial Team

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Karang Sumenep Resmi Dibuka, Bakti TNI AD Hadirkan Akses Baru dan Harapan bagi Warga Mandala

Jembatan Karang Sumenep Resmi Dibuka, Bakti TNI AD Hadirkan Akses Baru dan Harapan bagi Warga Mandala

OkeDailyJatim – Jembatan Karang di Dusun Karang, Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, resmi dibuka Rabu (19/8/2026). Infrastruktur ini menjadi akses penting bagi warga untuk beraktivitas lebih mudah.

Peresmian dipimpin Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada. Pengguntingan pita menandai tuntasnya pembangunan melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura bagi masyarakat.

Letkol Inf Citra Persada menegaskan, manfaat jembatan harus dijaga bersama. Ia meminta warga segera melaporkan kerusakan agar fasilitas publik itu tetap aman, kuat, dan bermanfaat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah dibangunnya jembatan ini, kami berharap warga yang merasakan manfaatnya ikut membantu merawat dan memeliharanya. Kalau ada kendala, jangan menunggu sampai parah,” kata Letkol Inf Citra Persada.

Baca Juga:  Warga Perbatasan Desa Prenduan dan Aeng Panas Bergotong Royong Perbaiki Jalan Rusak, Harapkan Perhatian Pemerintah

Pesan tersebut menjadi penekanan penting setelah jembatan mulai digunakan masyarakat. Dandim mendorong warga, pemerintah desa, dan aparat kewilayahan membangun komunikasi cepat ketika menemukan persoalan pada fasilitas tersebut.

“Kalau masih ada kerusakan kecil, komunikasikan dengan aparat desa dan Koramil. Laporkan sejak awal, karena memperbaiki kerusakan kecil jauh lebih mudah daripada kita harus membangun kembali dari nol,” ujarnya.

Lebih dari sekadar bangunan fisik, Letkol Inf Citra Persada melihat Jembatan Karang sebagai bagian dari ikhtiar sosial yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan. Ia berharap fasilitas tersebut menjadi amal kebaikan.

Baca Juga:  81 Tahun Merdeka, Saatnya Melihat Madura Tanpa Stigma

“Semoga apa yang kita kerjakan hari ini menjadi ladang pahala dan amal jariah. Selama jembatan ini terus memberikan manfaat dan kegembiraan bagi orang yang melaluinya, insyaallah kebaikan itu terus mengalir,” imbuhnya.

Pengasuh Pondok Pesantren As-Sa’diyah Desa Mandala, KH. Moh. Hanan, turut menyampaikan apresiasi atas pembangunan Jembatan Karang. Ia menilai kehadiran fasilitas tersebut menjawab kebutuhan masyarakat dan membantu memperlancar aktivitas warga.

“Jembatan ini sangat berarti bagi masyarakat. Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian TNI. Semoga fasilitas ini benar-benar dimanfaatkan dan dijaga bersama oleh masyarakat,” ungkap KH. Moh. Hanan.

Baca Juga:  Menyusuri Jejak Peradaban Madura di Helmi Art Museum, 12 Koleksi Langka Jadi Jendela Sejarah

Pembangunan Jembatan Karang melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi dalam menjawab kebutuhan infrastruktur masyarakat pedesaan. Akses yang lebih baik diharapkan membuka ruang aktivitas yang semakin luas.

Kini, tantangan berikutnya berada pada masyarakat. Jembatan yang telah dibangun harus dijaga sebagai fasilitas bersama. Semangat gotong royong menjadi kunci agar manfaat pembangunan tidak berhenti pada seremoni peresmian, tetapi terus dirasakan dalam kehidupan warga.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parenting Keluarga Via Zoom, Danyonif TP 931/Ksatria Jokotole Tekankan Peran Penting Orang Tua
Kemenag Sumenep Gebrak Zona Integritas, Guru PAI Diminta Perkuat Keteladanan
Terbongkar Setelah Korban Murung, Warga Giligenting Ditangkap Polisi karena Dugaan Pencabulan Anak
Sabet Juara II Baca Puisi, Nailatul Marom Angkat Derajat Madrasah Sumenep di Kancah Kabupaten
Peringati Maulid Nabi, Rutan Kelas IIB Sumenep Tutup Operasional Sementara
Apel Pagi Bukan Sekadar Rutinitas, Kepala Inspektorat Sumenep: Momentum Awal Konsolidasi
NU Sumenep Gerakkan Pendidikan dari MWC, LP Ma’arif Siapkan Generasi Unggul Hadapi Era Keemasan
Ketika Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, KBS Sumenep Santuni 25 Anak Yatim di Saroka

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Parenting Keluarga Via Zoom, Danyonif TP 931/Ksatria Jokotole Tekankan Peran Penting Orang Tua

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Kemenag Sumenep Gebrak Zona Integritas, Guru PAI Diminta Perkuat Keteladanan

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Terbongkar Setelah Korban Murung, Warga Giligenting Ditangkap Polisi karena Dugaan Pencabulan Anak

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Sabet Juara II Baca Puisi, Nailatul Marom Angkat Derajat Madrasah Sumenep di Kancah Kabupaten

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:16 WIB

Apel Pagi Bukan Sekadar Rutinitas, Kepala Inspektorat Sumenep: Momentum Awal Konsolidasi

Berita Terbaru