JASTRA Geruduk Kejari Sumenep! Dugaan Korupsi Rumah Produksi dan Logistik KPU Jadi Sorotan

- Editorial Team

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Unras JASTRA di Kejari Sumenep, Jum'at (30/10/2026)

Aksi Unras JASTRA di Kejari Sumenep, Jum'at (30/10/2026)

OkeDailyJatim  – Dugaan penyimpangan dalam program Rumah Produksi Wirausaha Muda dan pengadaan logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep kembali menjadi sorotan. Jaringan Strategi Pemuda (JASTRA) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep mengusut tuntas dua persoalan tersebut hingga terang benderang.

Desakan itu disampaikan melalui aksi demonstrasi di depan Kantor Kejari Sumenep, Jumat (30/10/2026), bertepatan dengan momentum Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep.

Dalam aksinya, massa membawa tuntutan bertajuk “Kawal Supremasi Hukum, Usut Tuntas Rumah Produksi dan Pengadaan Logistik KPU!”. Mereka meminta aparat penegak hukum tidak berhenti pada pemeriksaan administratif, tetapi menelusuri seluruh proses pengadaan dan penggunaan anggaran negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

JASTRA menilai, program Rumah Produksi Wirausaha Muda dan pengadaan logistik KPU perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut penggunaan uang rakyat. Setiap tahapan, mulai dari perencanaan, penunjukan penyedia, kontrak, proses produksi, distribusi hingga pembayaran, harus diperiksa secara menyeluruh.

Baca Juga:  RSUD Moh Anwar Dipercaya Sebagai Penerima Program KJSU dari Kemenkes RI

Koordinator aksi JASTRA, Hasyim, menegaskan bahwa penegakan hukum harus berjalan transparan dan tidak tebang pilih, terutama apabila ditemukan indikasi pelanggaran yang berpotensi merugikan keuangan negara.

“Uang negara tidak boleh menjadi ladang kepentingan segelintir pihak. Hukum tidak boleh tumpul ke atas dan tajam ke bawah,” kata Hasyim dalam aksinya.

Ada lima tuntutan utama yang disuarakan JASTRA. Pertama, meminta Kejari mengusut proses perencanaan hingga realisasi pembayaran proyek Rumah Produksi dan pengadaan logistik KPU. Kedua, membuka transparansi nilai kontrak, spesifikasi, kewajaran harga, kualitas barang serta kesesuaian pekerjaan dengan hasil yang diterima.

Ketiga, memproses seluruh pihak yang terbukti bertanggung jawab tanpa memandang jabatan. Keempat, memulihkan kerugian negara apabila ditemukan melalui mekanisme hukum. Kelima, meminta Kejaksaan menyampaikan perkembangan penanganan perkara secara terukur kepada publik.

Baca Juga:  Tim PAKEM Sumenep Sisir Lima Tempat Ibadah Lintas Agama, Perkuat Deteksi Dini Konflik Keagamaan

Menanggapi tuntutan tersebut, pihak Kejari Sumenep melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Endro Rizki Erlazuardi dan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Muhammad Edriyadi Djufry menemui massa aksi.

Dalam kesempatan itu, pihak Kejari menyampaikan komitmen untuk menyelidiki ulang dugaan tindak pidana korupsi dalam program Rumah Produksi Wirausaha Muda.

“Kami akan menyelidiki ulang terkait dugaan tindak pidana korupsi rumah produksi wirausaha muda,” demikian pernyataan pihak Kejari saat menerima aspirasi demonstran.

Sementara terkait dugaan korupsi pengadaan logistik KPU, Kejari Sumenep menyatakan akan menyurati Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan segera menyampaikan perkembangan penanganannya kepada media, termasuk berkenaan dengan penetapan tersangka.

“Kejaksaan Negeri Sumenep akan mengirim surat ke Kejati dan mengekspos ke media tindak pidana korupsi logistik KPU secepatnya. Berkenaan dengan penetapan tersangka,” kata Kasi Intel di hadapan para massa aksi Jastra.

Baca Juga:  Korupsi BSPS Sumenep Masuk Babak Akhir, Lima Terdakwa Berujung Vonis

Pernyataan tersebut menjadi perhatian publik, terutama terkait sejauh mana penanganan dugaan penyimpangan pengadaan logistik KPU telah berjalan dan bagaimana perkembangan proses hukum yang akan disampaikan Kejari.

Bagi JASTRA, persoalan ini tidak boleh berhenti sebagai polemik atau sekadar menjadi konsumsi pemberitaan. Aparat penegak hukum dituntut membuktikan keseriusannya melalui langkah konkret, transparan, dan sesuai ketentuan hukum.

Aksi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa momentum Hari Jadi Kabupaten Sumenep semestinya tidak hanya dirayakan dengan seremoni, tetapi juga menjadi kesempatan memperkuat komitmen terhadap pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.

JASTRA menegaskan, uang rakyat harus dipertanggungjawabkan. Jika ditemukan unsur tindak pidana, siapa pun yang terlibat harus diproses sesuai hukum.

Aksi demo JaASTRA kali ini sejumlah orator bergantian menyampaikan tuntutan di depan Kantor Kejari Sumenep, selain Hasyim, ada Hilal, Fawaid, Hawadis, Taufiq, Jemmy, Rozin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPBD Sumenep Gandeng Pramuka, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Bencana
Diklatsar Brigade Penolong Sumenep Ditutup, M. Romli Tantang Peserta Jadi Garda Terdepan Kemanusiaan
Patroli Gabungan TNI-Polri di Sumenep, Yonif TP 931 dan Polresta Sisir Sejumlah Titik Strategis
Pil Berlogo Y Ditemukan di Kacongan, Dua Pemuda Kini Berhadapan dengan Hukum
IKSPI Kera Sakti Satukan Perguruan Silat di Sumenep, IPSI Soroti Pentingnya Persaudaraan
Ribuan Pengunjung Serbu Festival Seafood Ambunten 2026, 15 Desa Unjuk Potensi, UMKM Jadi Sorotan
Festival Seafood Ambunten 2026 Jadi Momentum Dongkrak Ekonomi Masyarakat Pesisir
Yonif TP 931/KJ Tanamkan Disiplin dan Nasionalisme, 160 Siswa SDIT Al-Hidayah Sumenep Belajar Langsung di Markas TNI

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 20:39 WIB

BPBD Sumenep Gandeng Pramuka, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Bencana

Minggu, 8 November 2026 - 18:28 WIB

Diklatsar Brigade Penolong Sumenep Ditutup, M. Romli Tantang Peserta Jadi Garda Terdepan Kemanusiaan

Minggu, 8 November 2026 - 17:25 WIB

Patroli Gabungan TNI-Polri di Sumenep, Yonif TP 931 dan Polresta Sisir Sejumlah Titik Strategis

Minggu, 8 November 2026 - 11:57 WIB

Pil Berlogo Y Ditemukan di Kacongan, Dua Pemuda Kini Berhadapan dengan Hukum

Minggu, 8 November 2026 - 11:40 WIB

IKSPI Kera Sakti Satukan Perguruan Silat di Sumenep, IPSI Soroti Pentingnya Persaudaraan

Berita Terbaru