Diklatsar Brigade Penolong Sumenep Ditutup, M. Romli Tantang Peserta Jadi Garda Terdepan Kemanusiaan

- Editorial Team

Minggu, 8 November 2026 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brigade Penolong Sumenep Dibekali PPGD hingga Water Rescue, Siap Mengabdi untuk Masyarakat

Brigade Penolong Sumenep Dibekali PPGD hingga Water Rescue, Siap Mengabdi untuk Masyarakat

OkeDailyJatim – Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Brigade Penolong 13.29 Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sumenep resmi berakhir, Minggu (8/11/2026). Para peserta ditantang tidak sekadar menjadi relawan terlatih, tetapi juga tampil sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, tersebut ditutup langsung Sekretaris Kwarcab Sumenep, Muhammad Romli. Penutupan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan peran Brigade Penolong sebagai kekuatan relawan yang siap hadir di tengah masyarakat.

Dalam sambutan penutupnya, M. Romli menekankan bahwa kemampuan teknis penyelamatan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan anggota Brigade Penolong. Menurutnya, relawan harus memiliki kepekaan sosial, keberanian bertindak, serta ketulusan dalam membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Brigade Penolong harus menjadi wadah pengabdian yang melahirkan pribadi tangguh dan memiliki kepedulian tinggi. Jangan hanya bergerak ketika bencana terjadi, tetapi bangun kepekaan terhadap persoalan masyarakat. Jangan menunggu menjadi hebat untuk bermanfaat, sebab tindakan kecil yang dilakukan dengan tulus bisa memberikan dampak besar bagi kehidupan sesama,” tegas Muhammad Romli.

Baca Juga:  Di Balik Meriahnya Karnaval PAUD Sumenep, Nia Kurnia Fauzi Titipkan Pesan Penting bagi Masa Depan Anak

Ia menyebut, semangat kemanusiaan tersebut merupakan implementasi nilai Dasa Darma Pramuka, terutama darma kedua tentang cinta alam dan kasih sayang sesama manusia serta darma kelima mengenai rela menolong dan tabah. Nilai tersebut harus tercermin dalam perilaku setiap anggota, baik ketika bertugas maupun saat berada di lingkungan masyarakat.

M. Romli juga mengingatkan bahwa pengabdian tidak harus diwujudkan melalui kegiatan besar. Kepedulian terhadap lingkungan, membantu warga yang membutuhkan, hingga menginisiasi gerakan sosial merupakan tindakan konkret yang menunjukkan keberadaan Pramuka benar-benar memberikan manfaat.

Lebih jauh, ia mengungkapkan Gerakan Pramuka merupakan organisasi pendidikan yang harus terus berkembang mengikuti perubahan zaman. Karena itu, pola pembinaan anggota Brigade Penolong harus berpegang pada prinsip pendidikan kepramukaan dengan mengutamakan kemanusiaan, kebersamaan, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi, bukan pendekatan militer.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Buka Akses Beasiswa bagi Anggota Pramuka Berprestasi

“Pramuka merupakan organisasi pendidikan, bukan organisasi militer. Karena itu, pembinaannya harus tetap mengedepankan nilai kemanusiaan, kebersamaan, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi. Saya berharap seluruh peserta tidak cepat puas dengan kemampuan yang dimiliki, tetapi terus belajar, memperluas wawasan, dan menguasai keterampilan baru,” ungkapnya.

Selain penguatan karakter dan kompetensi, Romli turut mendorong anggota Brigade Penolong membangun personal branding yang positif. Menurutnya, perkembangan teknologi digital harus dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan edukasi kebencanaan, menyebarkan informasi bermanfaat, serta mengajak masyarakat terlibat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

Namun, ia mengingatkan agar pemanfaatan media sosial tidak membuat anggota hanya berorientasi pada dokumentasi dan publikasi. Setiap informasi mengenai kegiatan sosial harus sejalan dengan aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga:  Pelatihan PPGD di Bluto, BPBD Sumenep Perkuat Kesiapsiagaan Warga Pakandangan Tengah

“Manfaatkan media sosial untuk menyebarkan edukasi dan menggerakkan kepedulian masyarakat. Namun, jangan sampai pengabdian hanya berhenti pada dokumentasi. Jadilah bagian dari perubahan dengan menghadirkan kebaikan di mana pun berada. Ukuran keberhasilan relawan bukan seberapa dikenal, melainkan seberapa besar manfaat kehadirannya dirasakan orang lain,” tutup M. Romli.

Selama Diklatsar berlangsung, para peserta mendapatkan pembekalan teori dan praktik lapangan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai kondisi darurat. Materi yang diberikan meliputi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), Fire Rescue, Water Rescue, mitigasi bencana, hingga Scout Digital Creative.

Rangkaian materi tersebut menjadi bekal penting bagi calon anggota Brigade Penolong 13.29 dalam mengembangkan keterampilan penyelamatan, kemampuan menghadapi risiko bencana, serta kecakapan memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung gerakan sosial dan kemanusiaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Patroli Gabungan TNI-Polri di Sumenep, Yonif TP 931 dan Polresta Sisir Sejumlah Titik Strategis
Pil Berlogo Y Ditemukan di Kacongan, Dua Pemuda Kini Berhadapan dengan Hukum
IKSPI Kera Sakti Satukan Perguruan Silat di Sumenep, IPSI Soroti Pentingnya Persaudaraan
Ribuan Pengunjung Serbu Festival Seafood Ambunten 2026, 15 Desa Unjuk Potensi, UMKM Jadi Sorotan
Festival Seafood Ambunten 2026 Jadi Momentum Dongkrak Ekonomi Masyarakat Pesisir
Yonif TP 931/KJ Tanamkan Disiplin dan Nasionalisme, 160 Siswa SDIT Al-Hidayah Sumenep Belajar Langsung di Markas TNI
Kepedulian Bupati Sumenep Dirasakan Warga Tonduk, Camat Fikri Apresiasi Bantuan 150 Jerigen Air Bersih
Gandeng Influencer dan Komunitas, Kapolresta Sumenep Perkuat Kemitraan dengan Gen Z

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 18:28 WIB

Diklatsar Brigade Penolong Sumenep Ditutup, M. Romli Tantang Peserta Jadi Garda Terdepan Kemanusiaan

Minggu, 8 November 2026 - 17:25 WIB

Patroli Gabungan TNI-Polri di Sumenep, Yonif TP 931 dan Polresta Sisir Sejumlah Titik Strategis

Minggu, 8 November 2026 - 11:57 WIB

Pil Berlogo Y Ditemukan di Kacongan, Dua Pemuda Kini Berhadapan dengan Hukum

Minggu, 8 November 2026 - 11:40 WIB

IKSPI Kera Sakti Satukan Perguruan Silat di Sumenep, IPSI Soroti Pentingnya Persaudaraan

Sabtu, 7 November 2026 - 23:59 WIB

Ribuan Pengunjung Serbu Festival Seafood Ambunten 2026, 15 Desa Unjuk Potensi, UMKM Jadi Sorotan

Berita Terbaru