OkeDailyJatim – Kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terhadap masyarakat di wilayah kepulauan kembali dirasakan warga. Kali ini, bantuan 150 jerigen air bersih disalurkan untuk masyarakat Desa Tonduk, Kecamatan Raas, yang selama ini menghadapi kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.
Bantuan tersebut didistribusikan pada Sabtu (7/11/2026), melalui Balai Desa Tonduk, Dusun Barat. Penyaluran menjangkau empat dusun, yakni Dusun Barat, Dusun Tengah, Dusun Timur, dan Dusun Selatan.
Kondisi warga Desa Tonduk terbilang memprihatinkan. Pasalnya, sumber air yang tersedia di desa tersebut memiliki rasa asin sehingga tidak dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibatnya, masyarakat harus membeli air bersih dari Desa Brakas, Pulau Raas, untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Setiap jerigen air dibanderol Rp10 ribu hingga Rp12 ribu, sehingga warga harus mengeluarkan biaya tambahan secara rutin.

Beban pengeluaran tersebut tentu tidak ringan, terutama bagi keluarga yang membutuhkan air dalam jumlah cukup setiap hari. Kondisi ini membuat bantuan air bersih dari pemerintah daerah menjadi sangat berarti bagi masyarakat setempat.
Camat Raas Achmad Fikri, S.Sos., M.Si. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Sumenep atas perhatian terhadap kebutuhan masyarakat Desa Tonduk yang selama ini menghadapi keterbatasan air bersih.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian Bupati Sumenep. Bantuan ini sangat berarti karena masyarakat Tonduk selama ini harus membeli air bersih dari Desa Brakas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Achmad Fikri usai kegiatan kepada media ini.
Menurutnya, persoalan air bersih di Desa Tonduk bukan sekadar keterbatasan pasokan. Warga juga harus menanggung biaya pembelian air setiap hari karena sumber air setempat memiliki rasa asin.

“Kondisi ini tentu menjadi beban tersendiri bagi masyarakat. Dengan adanya bantuan 150 jerigen ini, kami berharap kebutuhan warga dapat sedikit terbantu dan pengeluaran mereka untuk membeli air bersih bisa berkurang,” katanya.
Sebanyak 150 jerigen bantuan tersebut telah didistribusikan kepada masyarakat di empat dusun. Pemerintah Kecamatan Raas berharap perhatian terhadap persoalan air bersih di wilayah kepulauan terus berlanjut melalui koordinasi dengan pemerintah daerah.
Lebih jauh, Camat Achmad Fikri juga berharap penanganan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Desa Tonduk dapat menjadi perhatian berkelanjutan, mengingat air merupakan kebutuhan mendasar yang harus tersedia setiap hari.
“Kami berharap kepedulian pemerintah daerah terus berlanjut. Masyarakat sangat membutuhkan solusi agar ketersediaan air bersih di Desa Tonduk bisa lebih terjamin dan tidak selalu bergantung pada pembelian air dari desa lain,” pungkas Camat Fikri.
Penyaluran bantuan ini menjadi langkah nyata kepedulian Pemkab Sumenep dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan air bersih. Kehadiran pemerintah diharapkan tidak hanya meringankan beban warga saat ini, tetapi juga mendorong solusi jangka panjang bagi kebutuhan air bersih di wilayah kepulauan.















