OkeDailyJatim – Kerusakan Jalan Raya Campaka–Ganding, Sumenep, kian menjadi sorotan. Aktivis Basori mendesak PUTR segera bertindak.
Kerusakan terparah terlihat di sekitar kawasan Gunung Saim, Desa Ketawang Karay Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep.
Sejumlah titik jalan mengalami kerusakan serius. Lubang dan permukaan bergelombang membahayakan pengendara yang melintas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi semakin mengkhawatirkan karena kerusakan berada di jalur tanjakan. Pengendara harus ekstra waspada saat melintasi kawasan tersebut.
Basori menilai kerusakan jalan itu tidak boleh dianggap persoalan biasa. Sebab, ruas tersebut menjadi akses penting masyarakat.
Jalan Raya Campaka–Ganding setiap hari digunakan warga untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas.
“Saya mengecam keras kerusakan jalan ini. Keselamatan masyarakat jangan sampai dikorbankan akibat lambannya penanganan.” kata Basori, Jum’at (05/11/2026).
Menurut Basori, Dinas PUTR Kabupaten Sumenep harus segera melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi.
Ia meminta pemerintah tidak hanya menunggu laporan masyarakat. Kerusakan yang terlihat harus segera ditindaklanjuti.
“PUTR harus turun langsung. Jangan menunggu ada korban kecelakaan baru pemerintah bergerak menangani kerusakan jalan.” tegasnya.
Basori menegaskan, perbaikan jalan harus menjadi prioritas karena menyangkut keselamatan pengguna jalan.
Ia meminta instansi terkait mengidentifikasi tingkat kerusakan sebelum menentukan metode perbaikan.
Menurutnya, penanganan tidak cukup dilakukan secara sementara jika kondisi jalan membutuhkan perbaikan menyeluruh.
Pemerintah daerah juga diminta memberikan kepastian mengenai langkah penanganan jalan tersebut.
Selain PUTR, Basori turut meminta Pemerintah Desa Campaka ikut memperjuangkan perbaikan jalan.
Ia memahami bahwa kewenangan perbaikan belum tentu berada di tingkat pemerintah desa.
Namun, pemerintah desa dinilai tetap bisa berkoordinasi dan menyampaikan laporan kepada pemerintah kabupaten.
“Kepala desa harus ikut mengawal aspirasi warga. Jika bukan kewenangannya, koordinasikan dengan instansi yang bertanggung jawab.” tambah Basori.
Basori menilai pemerintah desa memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah daerah.
Karena itu, koordinasi lintas pemerintahan diperlukan agar persoalan jalan rusak tidak berlarut-larut.
Masyarakat, kata dia, membutuhkan kepastian penanganan, bukan sekadar janji tanpa realisasi.
Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Sumenep belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi mengenai kerusakan jalan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan mengenai rencana pemeriksaan maupun langkah perbaikan dari instansi terkait.
Lebih lanjut, Basori berharap pemerintah segera merespons keluhan masyarakat dengan tindakan konkret.
Ia kembali mengingatkan bahwa kerusakan jalan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan jika tidak segera ditangani.
“Kami berharap PUTR dan pemerintah desa bersinergi. Jangan saling menunggu, karena keselamatan masyarakat harus diutamakan.” harapnya.
Kerusakan Jalan Raya Campaka–Ganding kini menjadi perhatian serius masyarakat Kecamatan Ganding.
Desakan tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan infrastruktur harus diikuti pemeliharaan yang memadai.
“Jangan tunggu korban berjatuhan. Pemerintah harus hadir sebelum kerusakan jalan berubah menjadi tragedi,” pungkas Basori.















