GOW Sumenep Ubah Cara Pandang Soal Sampah, Dari Limbah Menjadi Peluang Ekonomi

- Editorial Team

Rabu, 2 September 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua GOW Sumenep Nia Kurnia Fauzi (Tengah)

Ketua GOW Sumenep Nia Kurnia Fauzi (Tengah)

Sampah organik seperti sisa makanan, kulit buah, dan dedaunan dapat diolah menjadi kompos maupun pupuk organik. Sedangkan sampah anorganik dapat dipilah untuk bank sampah atau dikembangkan menjadi produk kreatif.

“Sampah yang dikelola dengan benar dapat menjadi pupuk, bahan kerajinan, bahkan sumber penghasilan. Nilainya bergantung pada cara kita mengelolanya,” tutur Andrityas.

Ia menekankan pengelolaan sampah tidak harus menunggu program besar. Perubahan dapat dimulai dari kebiasaan kecil di rumah dan dilakukan secara konsisten bersama seluruh anggota keluarga.

Baca Juga:  Rakerkab KONI Sumenep 2026, Bupati Fauzi Tekankan Pembinaan Atlet Sejak Usia Dini

“Pengelolaan sampah harus dimulai dari sumbernya. Ketika masyarakat terbiasa memilah, sampah akan lebih mudah diolah dan manfaatnya bisa dirasakan kembali,” tegasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua GOW Kabupaten Sumenep Nia Kurnia Fauzi, jajaran pengurus GOW, serta perwakilan organisasi wanita di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Secangkir Kopi Satu Komitmen, Sinergi Media-Polisi Jadi Kunci Perkuat Keamanan dan Informasi Publik

Nia menilai keluarga memiliki posisi penting dalam mengatasi persoalan sampah. Sebab, hampir setiap aktivitas rumah tangga menghasilkan sampah yang jika tidak dikelola dapat menumpuk dan mengganggu lingkungan.

Facebook Comments Box

Penulis : Sahid Badri

Editor : Thaifur Rasyid

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maulid Nabi dan Penutupan HUT RI ke-81 di Gapura, Momentum Rawat Persatuan di Tengah Keberagaman
Kepedulian Camat Gayam di Balik Penyaluran BLT DD untuk Warga Tuna Netra
MTsN 2 Sumenep Sambut 10 Mahasiswa PLP UIN Madura, Dorong Calon Guru Melek Teknologi
Guru Jadi Garda Integritas, Kemenag Sumenep Dorong Pelayanan Bersih dan Transparan
Bidang PAUD dan PNF Disdik Sumenep Kebut Regulasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
Kadisdik Sumenep Dorong Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah untuk Perkuat Fondasi Anak
SLB Cinta Ananda Lalangon Bersholawat, Cinta Tanpa Batas Jadi Pesan Maulid Nabi
Ra Navis Tembus Forum Politik ASEAN, Golkar Sumenep Bawa Nama Daerah ke Panggung Regional

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:29 WIB

Maulid Nabi dan Penutupan HUT RI ke-81 di Gapura, Momentum Rawat Persatuan di Tengah Keberagaman

Selasa, 8 September 2026 - 13:57 WIB

Kepedulian Camat Gayam di Balik Penyaluran BLT DD untuk Warga Tuna Netra

Selasa, 8 September 2026 - 11:24 WIB

MTsN 2 Sumenep Sambut 10 Mahasiswa PLP UIN Madura, Dorong Calon Guru Melek Teknologi

Selasa, 8 September 2026 - 10:24 WIB

Guru Jadi Garda Integritas, Kemenag Sumenep Dorong Pelayanan Bersih dan Transparan

Selasa, 8 September 2026 - 07:32 WIB

Bidang PAUD dan PNF Disdik Sumenep Kebut Regulasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

Berita Terbaru