Keberhasilan Meisya menjadi gambaran nyata dari pentingnya kesinambungan pembinaan. Setelah mencatat prestasi nasional di Jakarta, ia mampu kembali menunjukkan kualitasnya di lintasan Jawa Timur.
“Kami akan terus memperkuat pembinaan dan sinergi dengan sekolah. Potensi atlet muda harus diberi ruang agar bisa tumbuh dan berprestasi lebih tinggi.” pungkasnya.
Bagi PASI Sumenep, capaian Meisya bukan sekadar tambahan koleksi medali. Prestasi tersebut menjadi energi baru untuk terus melahirkan atlet pelajar yang mampu bersaing di level regional dan nasional.
Dari Jakarta ke Surabaya, Meisya memperlihatkan satu pesan kuat: prestasi bukan garis akhir. Juara 3 Nasional O2SN menjadi pijakan, sementara emas lari 80 meter menjadi bukti bahwa perjuangan masih terus berlanjut.
Dengan pembinaan yang konsisten dan dukungan berbagai pihak, PASI Sumenep optimistis potensi atlet muda daerah dapat terus berkembang. Target lebih tinggi pun terbuka bagi generasi atlet Sumenep berikutnya.
Penulis : Zahid Badri
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: OkeDailyJatim















