SUMENEP, OkeDailyJatim – Anggota DPD RI daerah pemilihan Jawa Timur, Lia Istifhama, menyatakan dukungan terhadap langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep yang tengah mengupayakan perubahan status menjadi kabupaten kepulauan.
Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi kebutuhan strategis mengingat karakter wilayah Sumenep yang didominasi pulau-pulau.
Dukungan itu disampaikan Lia saat melakukan kunjungan kerja ke Pendopo Bupati Sumenep bersama jajaran pemerintah daerah, Sabtu (25/07/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadir dalam pertemuan tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan Joko Satrio, Tenaga Ahli Pertanian Ki Demang, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Muhammad Ramli, serta sejumlah pejabat terkait.
Lia mengatakan, Sumenep memiliki sekitar 126 pulau, dengan 48 pulau berpenghuni dan 78 pulau tidak berpenghuni. Kondisi geografis tersebut, kata dia, membutuhkan pendekatan pembangunan yang berbeda dibandingkan daerah yang berada di daratan.
“Wilayah kepulauan membutuhkan kebijakan yang lebih adaptif, terutama dalam pembangunan infrastruktur, konektivitas antarpulau, hingga pemerataan pelayanan publik. Pendekatannya tentu berbeda dengan daerah daratan,” kata Lia.
Menurut senator yang akrab disapa Ning Lia itu, perubahan status menjadi kabupaten kepulauan akan memperkuat peluang hadirnya kebijakan afirmatif dari pemerintah pusat, termasuk dukungan anggaran yang lebih proporsional.
“Yang diperjuangkan bukan sekadar perubahan status administratif. Yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat kepulauan memperoleh perhatian dan keadilan pembangunan dari negara,” tegasnya.
Keponakan Gubernur Jatim itu juga menilai penguatan status tersebut selaras dengan semangat pembangunan maritim nasional yang menempatkan kawasan pesisir dan pulau-pulau sebagai bagian penting dalam pembangunan Indonesia.
“Jika status ini terwujud, saya optimistis pembangunan, pelayanan publik, hingga kesejahteraan masyarakat kepulauan akan semakin meningkat,” imbuh Lia.
Sementara itu, Bupati Sumenep melalui Staf Ahli Bupati Sumenep Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Joko Satrio, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai tahapan untuk mendukung perubahan status tersebut.
Menurutnya, proses yang dilakukan meliputi penyusunan kajian akademik, penguatan dukungan masyarakat, pengawalan melalui jalur legislasi nasional, hingga penyiapan aspek administrasi pemerintahan.
“Seluruh tahapan terus kami siapkan agar usulan Kabupaten Sumenep sebagai kabupaten kepulauan memiliki landasan akademik dan administrasi yang kuat,” ujar Joko Satrio.
Ia menambahkan, status kabupaten kepulauan diyakini akan membuka peluang lahirnya kebijakan pembangunan yang lebih berpihak pada daerah kepulauan.
“Sumenep memiliki potensi besar di sektor maritim, perikanan, pariwisata, dan ekonomi pesisir. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, potensi tersebut akan menjadi motor pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.










