Disnaker Sumenep Perkuat Talenta Digital Santri, Pelatihan Multimedia di BLK Komunitas Nurul Islam Bluto Cetak SDM Siap Bersaing

- Editorial Team

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan, Produktivitas, dan Hubungan Industrial (Lapro HI), Eko Feryanto, S.E., M.M.,

Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan, Produktivitas, dan Hubungan Industrial (Lapro HI), Eko Feryanto, S.E., M.M.,

SUMENEP, OkeDailyJatim – Perkembangan teknologi digital terus mengubah wajah dunia kerja. Menjawab tantangan tersebut, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Sumenep mengambil langkah nyata dengan menggelar Sosialisasi Pelatihan Multimedia di BLK Komunitas Nurul Islam, Pondok Pesantren Nurul Islam, Desa Karangcempaka, Kecamatan Bluto. Program yang telah berlangsung beberapa hari ini masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan sebagai bagian dari penguatan kompetensi peserta.

Pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya Disnaker Kabupaten Sumenep untuk menghadirkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan karakter yang baik, tetapi juga menguasai keterampilan digital yang dibutuhkan dunia usaha, dunia industri, maupun sektor ekonomi kreatif yang terus berkembang.

Kepala Disnaker Kabupaten Sumenep melalui Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan, Produktivitas, dan Hubungan Industrial (Lapro HI), Eko Feryanto, S.E., M.M., mengatakan bahwa peningkatan kualitas SDM harus dilakukan sejak dini melalui pelatihan berbasis kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

“Kami ingin para santri memiliki nilai tambah ketika lulus dari pesantren. Selain memiliki bekal pendidikan keagamaan, mereka juga diharapkan menguasai keterampilan multimedia yang dapat menjadi modal untuk bekerja maupun membangun usaha mandiri,” kata Eko Feryanto, SE, MM, Rabu (29/07/2026)

Menurutnya, digitalisasi telah membuka banyak peluang baru sehingga generasi muda dituntut memiliki kemampuan yang adaptif, kreatif, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi agar tidak tertinggal dalam persaingan.

“Pelatihan multimedia ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja. Kami berharap mereka mampu menghasilkan karya yang bernilai dan memiliki daya saing,” ujarnya.

Eko Feryanto menjelaskan, pelaksanaan pelatihan di lingkungan BLK Komunitas menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dengan pondok pesantren dalam memperluas akses pelatihan kerja kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai mampu mempercepat lahirnya tenaga kerja terampil dari lingkungan pesantren.

“Pondok pesantren memiliki potensi besar dalam mencetak generasi produktif. Karena itu, kami terus membangun kolaborasi agar pelatihan berbasis kompetensi dapat menjangkau lebih banyak santri dan memberikan manfaat nyata bagi masa depan mereka,” ungkap Eko sapaannya.

Ia menambahkan, kegiatan yang masih berlangsung dalam beberapa hari ke depan itu akan diisi dengan materi dan praktik multimedia secara bertahap sehingga peserta memperoleh pengalaman belajar yang komprehensif dan siap mengaplikasikan kemampuan yang dimiliki setelah pelatihan berakhir.

“Harapan kami, pelatihan ini mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, produktif, serta siap bersaing di era digital. Ketika keterampilan sudah dimiliki, peluang untuk bekerja maupun berwirausaha akan semakin terbuka sehingga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Sumenep,” tandasnya.

Melalui program tersebut, Disnaker Kabupaten Sumenep kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan yang relevan dengan perkembangan zaman.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Gaungkan Batik Lokal Lewat Sunday Batik on the Street

Dengan memadukan pendidikan karakter di lingkungan pesantren dan penguasaan teknologi multimedia, pemerintah daerah berharap lahir generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan sekaligus menjadi penggerak pembangunan ekonomi daerah.

Penulis : Syahid Badri

Editor : Thaifur Rasyid

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

9 Nelayan Raas Sumenep di Australia, HNSI Ungkap Hasil Penelusuran Alamat
Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya
Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional
Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar
Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam
21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:38 WIB

9 Nelayan Raas Sumenep di Australia, HNSI Ungkap Hasil Penelusuran Alamat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Berita Terbaru