Bupati Fauzi Cetak Capaian Pembangunan Desa, 88 Persen Desa Sumenep Kini Maju dan Mandiri

- Editorial Team

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo SH MH

Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo SH MH

OkeDailyJatim – Pembangunan desa di Kabupaten Sumenep menunjukkan lompatan signifikan. Tahun 2026, tidak ada lagi desa yang berstatus tertinggal maupun sangat tertinggal.

Capaian itu menempatkan Sumenep pada fase baru pembangunan desa. Sebanyak 291 dari 330 desa kini berstatus maju dan mandiri.

Data tersebut terungkap dalam Penandatanganan Berita Acara Pemutakhiran Proyeksi Status Desa Tahun 2026 di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jumat (28/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan capaian tersebut merupakan hasil proses pembangunan desa yang berlangsung secara konsisten.

“Pembangunan desa merupakan proses panjang. Selama kurang lebih 10 tahun, pemerintahan desa terus bergerak membangun wilayahnya.” kata Bupati Fauzi dalam sambutannya.

Berdasarkan pemutakhiran tersebut, 39 desa tercatat masih berstatus berkembang. Sementara 146 desa telah masuk kategori maju.

Adapun 145 desa lainnya berhasil mencapai status mandiri. Jika dihitung keseluruhan, sekitar 88 persen desa di Sumenep sudah berada pada level maju dan mandiri.

Baca Juga:  Pajak Kendaraan Jadi Sasaran Opgab Skala Besar di Sumenep, Puluhan Kendaraan Terjaring Petugas Gabungan

Fauzi menilai keberhasilan tersebut tidak lahir dari pola pembangunan yang seragam. Setiap desa memiliki karakter, potensi, kelembagaan, serta kualitas sumber daya manusia yang berbeda.

“Tidak semua desa bisa diperlakukan sama. Setiap wilayah memiliki kondisi, potensi, kewenangan dan sumber daya yang berbeda.” ujarnya.

Perbedaan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Sumenep. Terlebih, wilayah kabupaten ini tidak hanya berada di daratan, tetapi juga mencakup sejumlah kawasan kepulauan.

Karena itu, kebijakan pembangunan desa harus mampu membaca kebutuhan lokal. Pendekatan berbasis potensi dinilai menjadi kunci agar pembangunan benar-benar memberi dampak.

Ia menyebut hilangnya status desa tertinggal sebagai capaian yang patut diapresiasi. Namun, ia meminta keberhasilan tersebut tidak berhenti sebagai angka statistik.

“Ini merupakan sebuah prestasi untuk Kabupaten Sumenep. Sekarang sudah tidak ada desa sangat tertinggal dan desa tertinggal.” jelas Bupati Fauzi.

Menurut dia, pekerjaan pemerintah justru semakin besar setelah capaian tersebut diraih. Desa maju harus terus berkembang, sedangkan desa mandiri harus mampu mempertahankan kemandiriannya.

Baca Juga:  Sambut Hari Santri dan Hari Jadi Sumenep, Kemenag Gelar Gerakan Al-Waqi’ah

Perhatian khusus kini diarahkan kepada 39 desa yang masih berstatus berkembang. Pemerintah Kabupaten Sumenep mendorong desa tersebut agar segera naik kelas.

“Dari 39 desa berkembang ini harus didorong menjadi desa mandiri. Targetnya harus seperti itu agar seluruh desa terus naik kelas.” ungkapnya.

Bupati Fauzi menegaskan pembangunan desa bukan pekerjaan pemerintah kabupaten seorang diri. Pemerintahan desa, kelembagaan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan harus mengambil peran.

Kolaborasi menjadi semakin penting ketika desa menghadapi perubahan kebijakan dan keterbatasan dukungan anggaran. Desa dituntut lebih kreatif mengembangkan kekuatan ekonomi lokal.

“Ini tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Ada peran pemerintahan desa dan kelembagaan karena setiap desa memiliki kondisi dan potensi berbeda.” tegasnya.

Orang nomor wahid di lingkungan Pemkab Sumenep itu mengingatkan adanya efisiensi anggaran yang berdampak terhadap ruang fiskal pembangunan desa. Kondisi tersebut harus dijawab dengan strategi pembangunan yang lebih inovatif.

Baca Juga:  Kapolresta Sumenep Perkuat Sinergi dengan Ulama dan FKUB, Safari Jumat Teguhkan Kamtibmas

“Tahun ini desa juga mengalami efisiensi yang cukup besar. Karena itu, desa harus semakin kreatif menggali potensi yang dimiliki.” jelas Bupati Fauzi.

Menurutnya, desa mandiri tidak boleh hanya dimaknai sebagai predikat administratif. Kemandirian harus terlihat dari kemampuan desa meningkatkan kesejahteraan dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Dengan tidak adanya desa tertinggal, Sumenep kini memiliki pijakan baru untuk mempercepat pemerataan pembangunan. Tantangan selanjutnya adalah memastikan tidak ada desa yang kembali mengalami kemunduran.

“Pekerjaan berikutnya menjaga 145 desa mandiri tetap mandiri, 146 desa maju terus naik kelas, dan 39 desa berkembang menyusul menjadi maju dan mandiri.” tandasnya.

Capaian tersebut menjadi momentum bagi Kabupaten Sumenep untuk menatap pembangunan desa dengan target yang lebih tinggi. Bukan sekadar mengejar status, tetapi memastikan kemajuan benar-benar dirasakan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Opgab Skala Besar Kepatuhan PKB, Kadisperkimhub Sumenep Soroti Kelayakan Kendaraan dan Keselamatan Jalan
Bukan Sekadar Razia, Opgab di Sumenep Sasar Kepatuhan Pajak Kendaraan, Pejabat Ikut Turun ke Jalan
APRI-IPARI Sumenep Bekali 102 Remaja Kesiapan Berumah Tangga di Hari Santri 2026
Pisah Sambut Kepala KUPP Sapudi, Rahmat Rahim Resmi Gantikan Hendro Cahyono
Pesan Tegas Dandim Sumenep untuk Kadet Unhan: Disiplin, Berintegritas dan Peduli Sesama
Bahunya Kompak, Api Ditaklukkan! Damkar Sumenep dan Yonif TP 931 Turun Bersama
Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Yonif TP 931/KJ Gelar Karya Bakti di Masjid Sumenep
Yonif TP 931 Sumenep Ajak Siswa Nurul Bayan Belajar Disiplin dan Patriotisme

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Opgab Skala Besar Kepatuhan PKB, Kadisperkimhub Sumenep Soroti Kelayakan Kendaraan dan Keselamatan Jalan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Bukan Sekadar Razia, Opgab di Sumenep Sasar Kepatuhan Pajak Kendaraan, Pejabat Ikut Turun ke Jalan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:33 WIB

APRI-IPARI Sumenep Bekali 102 Remaja Kesiapan Berumah Tangga di Hari Santri 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Pisah Sambut Kepala KUPP Sapudi, Rahmat Rahim Resmi Gantikan Hendro Cahyono

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Pesan Tegas Dandim Sumenep untuk Kadet Unhan: Disiplin, Berintegritas dan Peduli Sesama

Berita Terbaru