“Kecintaan kepada Rasulullah harus diwujudkan dengan meneladani akhlak beliau. Karena itu, semangat persaudaraan, kepedulian, toleransi, dan kedamaian harus terus kita hadirkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Fauzi berharap doa yang dipanjatkan bersama dalam Sumenep Bersholawat menjadi bagian dari ikhtiar spiritual untuk mengiringi pembangunan daerah. Ia juga mengajak masyarakat menjaga persatuan di tengah keberagaman.
“Kita berharap doa dan sholawat malam ini menjadi ikhtiar bersama agar Sumenep selalu diberikan keamanan, kedamaian, keberkahan, serta kemudahan dalam melanjutkan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” imbuh Bupati Fauzi
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya sholawat dan doa bersama, kegiatan tersebut juga diwarnai aksi kepedulian sosial. Kabag Kesra Setkab Sumenep, Abd. Said, S.Sos, M.Si, menyerahkan santunan kepada 20 anak yatim sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, turut dilakukan penyerahan santunan kepada dua orang penerima manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang mengedepankan nilai kepedulian dan kebersamaan.
Abd. Said mengatakan, rangkaian peringatan Maulid Nabi sengaja dikemas tidak hanya sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial masyarakat.
“Maulid Nabi menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian. Karena itu, santunan anak yatim dan bantuan bagi masyarakat menjadi bagian penting dari kegiatan ini,” kata Said.
Penulis : Sahid Badri
Editor : Slamet Bae
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















